Ia menyatakan bahwa pihaknya “tidak akan meminta maaf karena menindak imigran ilegal dan pelaku kriminal berbahaya.”
Sementara itu, video berisi lagu Carpenter tersebut masih bertahan di platform X dan TikTok pada hari yang sama.
Carpenter dikenal sejak debutnya lewat serial Girl Meets World (2013), kemudian aktif berkarier sebagai penyanyi dan aktris. Popularitasnya melonjak lewat lagu “Nonsense” dan “Feather” dari album kelima (2022).
Pada 2023, ia ikut menjadi opening act The Eras Tour milik Taylor Swift. Single globalnya Espresso bahkan meraih lebih dari 200 juta streaming dalam sebulan sejak dirilis tahun lalu.
Album Short n’ Sweet mengantarkannya meraih dua Grammy—Best Pop Solo Performance dan Best Pop Vocal Album—serta memperkuat statusnya sebagai ikon gaya pop masa kini.
Tindakan Carpenter bukan satu-satunya dalam kasus serupa. Sejumlah musisi lain seperti ABBA, Bruce Springsteen, Olivia Rodrigo, Phil Collins, Neil Young, hingga Beyoncé dan Adele juga pernah menolak karya mereka digunakan pemerintahan Trump.***

