Kesuksesan berlanjut pada 2024, ketika Beyoncé merilis album Cowboy Carter yang meraih Grammy Awards dan menandai transformasi baru dalam arah musikalitasnya. Pada 2025, ia kembali mencetak rekor lewat tur dunia terlaris sepanjang tahun tersebut.
Forbes memperkirakan, jika digabungkan dengan pemasukan dari katalog musik serta berbagai kerja sama bisnis, Beyoncé meraup penghasilan sekitar 148 juta dolar AS atau setara Rp2,3 triliun sepanjang 2025 sebelum pajak.
Angka itu membuatnya menjadi musisi dengan bayaran tertinggi ketiga di dunia.
Selain musik, Beyoncé juga memperluas kerajaan bisnisnya melalui merek perawatan rambut, lini pakaian, hingga brand minuman wiski.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa sumber utama kekayaannya tetap berasal dari musik dan tur dunia.***





