Yang menarik, Ghost in the Cell 1 juta penonton 6 hari ini dipuji sebagai film yang berhasil mengkritik negara melalui medium sinema.
“Kritik negara lewat film, absolute genius,” puji akun lain di kolom komentar.
Banyak pula yang mengapresiasi keberanian Joko Anwar mengangkat tema sensitif dalam Ghost in the Cell. Film ini disebut-sebut sebagai “next level” horor Indonesia.
“Akhirnya kekesalanku terbayarkan dengan tayangnya film ini bravo bang @jokoanwar,” ungkap seorang penonton yang merasa terwakili.
Tak sedikit yang berharap film Joko Anwar ini bisa tembus 10 juta penonton. “Kalo film secakepp ini ga nyampe 10 juta, ngaco sih,” tulis warganet lain.
Namun, ada juga kekhawatiran dari para penggemar. Beberapa mengkhawatirkan Ghost in the Cell akan mendapat serangan dari buzzer atau intervensi pemerintah.
“Gw takut ini film beberapa hari kedepan bakal diserang buzzer atau malah diintervensi pemerintah,” tulis akun yang khawatir.

