KITAINDONESIASATU.COM -Sejak dirilis dan sangat dinantikan penggemar, One-Punch Man Season 3 justru berubah menjadi salah satu anime dengan penilaian terburuk di tahun 2025.
Baru enam episode berjalan, musim ketiga ini sudah menerima skor terendah sepanjang sejarah anime tersebut, baik dari penonton maupun kritikus.
Walau penilaian bisa berubah di masa mendatang, mayoritas respons mengarah pada kekecewaan besar, terutama terkait kualitas animasi yang dianggap jauh dari harapan.
Sayangnya, kritik tersebut berkembang menjadi bentuk pelecehan verbal yang menyasar para kreator. Gelombang komentar negatif di media sosial bahkan membuat sang sutradara, Shinepei Nagai, memutuskan menutup akun pribadinya.
Melihat situasi tersebut, animator senior Takashi Hashimoto akhirnya angkat suara. Hashimoto—yang pernah terlibat dalam One Piece Film: Red, Evangelion 3.0+1.0, dan Bleach TYBW—menyampaikan kekhawatiran soal efek destruktif dari serangan para penggemar terhadap para pekerja industri anime.
Dalam sebuah unggahan panjang, ia menekankan bahwa tim produksi bukan hanya menghadapi kritik, tetapi juga tekanan dan luka emosional akibat ujaran kebencian.
Hashimoto menjelaskan bahwa komentar negatif, terutama dari penonton ilegal, membebani mental staf produksi.



