Hiburan

One Piece: Rahasia Bonney Kuasai Pacifista Bisa Jadi Senjata Rahasia Topi Jerami di Perang Terakhir!

×

One Piece: Rahasia Bonney Kuasai Pacifista Bisa Jadi Senjata Rahasia Topi Jerami di Perang Terakhir!

Sebarkan artikel ini
One Piece
One Piece (Ist)

Keunggulan Pacifista tidak boleh diremehkan. Meski Seraphim adalah versi lebih canggih, model Mark III masih dianggap senjata manusia terkuat di dunia One Piece. Ketika Bonney mengaktifkan kendalinya, Pacifista berhasil melenyapkan Marinir hingga St. Nusjuro, salah satu Gorosei, harus turun tangan. Fakta ini menunjukkan betapa besar pengaruh Bonney dalam mengubah jalannya pertempuran.

Tindakan Bonney mengendalikan Pacifista membuat Saturnus murka. Dalam One Piece, ia bahkan membunuh Dr. Vegapunk dengan serangan brutal menggunakan kaki laba-labanya.

Momen ini menegaskan bahwa Pacifista merupakan aset vital bagi Pemerintah Dunia. Kini, kendali yang beralih ke tangan Bonney menjadikannya kunci penting dalam perang terakhir yang sedang dipersiapkan.

Impian Bonney dalam One Piece selalu berpusat pada ayahnya, Kuma. Menjelang akhir arc Egghead, harapan itu mulai terwujud. Dengan bantuan Lilith, salah satu satelit Vegapunk, Kuma berpotensi dikembalikan ke bentuk aslinya.

Jika itu terjadi, Bonney dan Kuma bisa melanjutkan mimpi mereka menjelajahi lautan, sekaligus tetap membawa Pacifista sebagai kekuatan utama.

Namun, perang terakhir di One Piece sudah pecah ketika Imu turun tangan. Tidak ada waktu untuk beristirahat karena nasib dunia sedang dipertaruhkan. Luffy akan membutuhkan setiap sekutu, termasuk Bonney, Kuma, dan Pacifista yang berada di bawah komandonya.

Bahkan, Kuma juga mungkin kembali bergabung dengan Tentara Revolusioner untuk menghadapi Pemerintah Dunia.

Ketika semua karakter besar One Piece bersatu dalam perang terakhir, Bonney akan memainkan peran penting dengan mengerahkan pasukan Pacifista. Kehadirannya bisa menjadi faktor penentu yang mengguncang Marinir.

Jika benar terjadi, keunggulan ini akan memberi Bajak Laut Topi Jerami peluang lebih besar untuk keluar sebagai pemenang di perang pamungkas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *