KITAINDONESIASATU.COM – Physical Asia akhirnya memasuki babak penentuan. Tiga episode terakhir—episode 10, 11, dan 12—resmi tayang pada Selasa, 18 November 2025 di Netflix. Setelah hampir tiga pekan menghadirkan tantangan fisik ekstrem, strategi penuh kejutan, dan eliminasi dramatis, kini para penggemar akan segera mengetahui negara mana yang layak menyabet gelar juara kompetisi fisik terbesar di Asia ini.
Sebagai sekuel kedua dari Physical: 100, musim terbaru berjudul Physical Asia menghadirkan skala kompetisi yang jauh lebih besar. Total ada 8 negara yang berpartisipasi, yaitu Korea Selatan, Jepang, Thailand, Australia, Turki, Filipina, Mongolia, dan Indonesia—masing-masing mengirimkan 6 atlet terbaik, sehingga total peserta mencapai 48 orang.
Setelah 9 episode berjalan, persaingan semakin sengit. Kini hanya empat negara yang masih bertahan. Siapa saja mereka? Apa saja yang akan terjadi di tiga episode pamungkas? Dan negara mana yang paling berpeluang menjadi juara?
Berapa Total Episode Physical Asia & Apakah Ini Pekan Terakhir?
Netflix merilis musim ini dengan total 12 episode. Dengan rilis serentak episode 10, 11, dan 12 pada 18 November 2025, berarti ini adalah pekan terakhir sekaligus penutup musim.
Rincian episode yang telah tayang sebelumnya:
- Episode 1–5: Tantangan penyisihan, pengenalan tim, eliminasi awal
- Episode 6–9: Pertarungan semakin intens, format Death Match mulai diperkenalkan
- Episode 10–12: Fase final, Quest 5, dan penentuan juara
Episode pamungkas ini akan menampilkan pertarungan fisik terberat sepanjang musim, strategi tingkat tinggi, serta kompetisi kepala-ke-kepala antar negara terkuat.
Rekap Tim yang Telah Tereliminasi
Sejak dimulai pada 28 Oktober 2025, kompetisi ini telah menyaksikan empat negara tersingkir satu per satu.
Berikut urutan eliminasi:
Episode 5 – Indonesia & Thailand
Kedua negara Asia Tenggara ini gugur setelah tidak mampu melewati tantangan pada “Mysterious Village”.
Episode 7 – Filipina
Filipina harus angkat kaki setelah kalah di fase yang menguji kerja sama tim secara ekstrem.
Episode 8 – Turki
Turki tereliminasi pada episode “Formidable Foe” setelah penampilan kuat dari Jepang, Korea, dan Australia.
Dengan demikian, hanya empat tim yang berhasil mencapai episode 10:
Tim yang Masih Bertahan
- Korea Selatan
- Jepang
- Australia
- Mongolia
Keempat negara ini menunjukkan kualitas fisik dan strategi yang luar biasa sepanjang kompetisi, membuat mereka layak masuk babak final.
Analisis Performa 4 Tim Tersisa
- Jepang – Konsisten, Strategis, dan Dominan
Sejauh musim ini berjalan, Jepang adalah tim paling stabil dengan kemenangan di banyak tantangan penting. Mereka terkenal karena:
- koordinasi tim terbaik,
- strategi yang matang,
- kemampuan atletik yang merata di semua anggota.
Sosok seperti Yoshiro Itoi menjadi tulang punggung dalam banyak misi, terutama dalam Battle Rope Relay dan tantangan berteknik tinggi lainnya.
Menariknya, Jepang tidak perlu mengikuti tantangan Dorong Pilar 1.200 Kg pada episode 9 karena berhasil memenangkan misi Estafet Tali Tempur. Artinya, mereka masuk episode 10 dengan kondisi fisik lebih bugar dibanding pesaing lain.
- Korea Selatan – Pengalaman & Mental Juara
Korea Selatan selalu menjadi unggulan di kompetisi fisik Netflix. Dengan kehadiran atlet seperti:
- Yun Sung-bin (skeleton racer, peraih medali emas Olimpiade),
- Amotti (atlet dan influencer fitness berpengalaman),
Korsel hampir tak pernah tampil mengecewakan. Mereka memiliki kombinasi kekuatan fisik, kemampuan taktis, dan pengalaman bertanding di berbagai kompetisi global.
Namun, untuk mencapai partai puncak, mereka harus memenangkan “Death Match” di episode 10. Inilah momen penentu bagi tim Negeri Ginseng.
- Australia – Kekompakan Tinggi
Australia relatif kurang difavoritkan pada awal kompetisi, namun performa mereka semakin membaik. Tim ini terkenal solid secara kerja sama dan mempunyai adaptabilitas tinggi. Mereka sering bertahan lebih lama karena strategi bertahan hidup yang efektif.
- Mongolia – Kejutan yang Tak Bisa Diremehkan
Mongolia menjadi tim yang penuh kejutan. Dikenal memiliki atlet dengan kekuatan mentah luar biasa, negara ini tampil sangat baik dalam tantangan yang membutuhkan power dan teknik grappling. Meski begitu, untuk bisa merebut juara, mereka harus tampil sempurna di dua episode tersisa yang sangat menuntut koordinasi tim.
Jepang vs Korea Selatan: Prediksi Partai Final Physical Asia
- Jika melihat performa sejak episode 1, dua negara yang paling konsisten adalah Jepang dan Korea Selatan. Keduanya unggul dalam:
kekuatan,
stamina,
strategi,
pengalaman tim,
stabilitas mental dalam tantangan bertekanan tinggi.
Kekuatan Jepang
- Menang banyak misi krusial
- Sering mendapatkan keuntungan strategis
- Minim cedera dan penalti
- Atlet memiliki kecepatan dan teknik yang seimbang
Kekuatan Korea Selatan
- Atlet berpengalaman internasional
- Unggul dalam tantangan fisik individu
- Mental kuat dalam situasi kompetitif
- Tim paling disiplin dalam mengikuti instruksi dan strategi
Karena Jepang sudah otomatis melaju ke Quest 5, sementara Korea harus bertarung di Death Match, peluang Jepang untuk sampai ke partai puncak sedikit lebih besar.
Namun, jika Korea berhasil lolos dari Death Match, duel Jepang vs Korea Selatan hampir pasti menjadi penutup paling dramatis untuk musim ini.
Siapa yang Paling Berpeluang Jadi Juara?
Berikut prediksi berbasis performa 9 episode pertama:
Jepang: 45% peluang juara
Konsisten, efisien, dan nyaris tanpa kelemahan.
Korea Selatan: 40% peluang juara
Performa kuat, tetapi harus melewati satu tantangan berat lagi sebelum final.
Australia: 10% peluang juara
Solid, namun kurang dominan dalam misi power-intensive.
Mongolia: 5% peluang juara
Kuat secara fisik, namun cenderung kurang stabil dalam tantangan teknis.
Meski begitu, Physical Asia dikenal penuh kejutan. Death Match sering membalikkan prediksi, sehingga siapapun masih bisa menang.
Episode 10, 11, dan 12 Physical Asia yang tayang 18 November 2025 akan menjadi puncak dari kompetisi yang melelahkan dan mendebarkan ini. Empat negara tersisa—Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Mongolia—akan bertarung habis-habisan demi memperebutkan gelar juara musim perdana Physical Asia.
Jepang dan Korea Selatan masih menjadi kandidat terkuat. Jepang unggul dalam konsistensi dan strategi, sementara Korea dikenal dengan kekuatan fisik dan pengalaman bertanding.
Apapun hasil akhirnya, tiga episode terakhir ini dipastikan menghadirkan pertarungan yang spektakuler, drama eliminasi, dan aksi yang membuat adrenalin penonton memuncak. Jangan lewatkan penentuan juara di Netflix minggu ini.



