KITAINDONESIASATU.COM – Raksasa hiburan dunia Disney resmi menjalin perjanjian lisensi strategis dengan OpenAI, membuka jalan bagi penggunaan ratusan karakter animasi ikonik Disney dalam konten video berbasis kecerdasan buatan.
Kesepakatan ini memungkinkan sekitar 200 karakter animasi legendaris termasuk Mickey Mouse dari pustaka Disney digunakan dalam konten AI buatan pengguna.
Video yang dihasilkan nantinya akan dikurasi dan dapat ditayangkan melalui layanan streaming Disney+.
Langkah ini selaras dengan pernyataan CEO Disney, Bob Iger, yang sebelumnya mengisyaratkan hadirnya fitur-fitur interaktif “bernuansa gim” di platform tersebut.
Disney, yang selama ini dikenal tegas dalam melindungi hak kekayaan intelektualnya—termasuk menggugat penggunaan AI tanpa izin—kini justru mengambil posisi sebagai mitra strategis OpenAI.
Perusahaan akan memanfaatkan API OpenAI untuk mengembangkan berbagai produk, alat, dan pengalaman digital baru, khususnya yang terintegrasi dengan Disney+.





