KITAINDONESIASATU.COM – Dunia perfilman dan gaming diguncang kabar mengejutkan. Paramount secara resmi mengumumkan rencana pembuatan film live-action berdasarkan franchise game legendaris Call of Duty.
Pengumuman ini muncul menyusul kesepakatan strategis antara Paramount dan Activision, pengembang game tersebut, seperti dilansir dari beberapa sumber.
Sebagai salah satu franchise game terlaris sepanjang masa, Call of Duty telah terjual lebih dari 500 juta kopi secara global dan dimainkan oleh lebih dari 100 juta pemain aktif setiap bulan.
Game yang pertama kali diluncurkan pada 2003 ini telah melahirkan lebih dari 30 judul, termasuk seri populer seperti Modern Warfare, Black Ops, dan Advanced Warfare.
Salah satu instalmen terbaru, Call of Duty: Black Ops 6 (2024), bahkan membawa pemain ke era 1990-an dengan misi rahasia menargetkan senator AS dan mengungkap situs intelijen tersembunyi — alur yang berpotensi menjadi dasar cerita film.
Dengan kesepakatan ini, Paramount akan mengembangkan, memproduksi, dan mendistribusikan film Call of Duty, meskipun belum mengungkap detail seperti judul, jadwal rilis, atau pemeran utama.
Namun, laporan dari Variety menyebut bahwa kemitraan ini tidak hanya terbatas pada film layar lebar, tetapi berpotensi diperluas ke serial televisi dan proyek lain dalam dunia Call of Duty.
Pengambilalihan Activision-Blizzard oleh Microsoft pada 2023 seharga US$69 miliar (sekitar Rp1,1 kuadriliun) menjadi salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah industri game, dan kini membuka jalan bagi ekspansi besar ke dunia hiburan visual.



