KITAINDONESIASATU.COM – Grup K-pop KISS OF LIFE baru-baru ini menjadi sorotan setelah siaran langsung mereka merayakan ulang tahun anggota, Julie, memicu kontroversi.
Tema acara tersebut yang bertajuk “getaran hip hop jadul” dinilai banyak pihak sebagai bentuk perampasan budaya.
Betapa tidak, pada siaran langsung tersebut, anggota KISS OF LIFE — Julie, Belle, Natty, dan Haneul — mengenakan pakaian olahraga serta menata rambut yang erat kaitannya dengan budaya kulit hitam, yang dianggap tidak sensitif secara budaya.
Kontroversi semakin memanas ketika mereka menampilkan tarian gaya bebas dan rap, yang bagi sebagian orang, dipandang sebagai penggambaran yang stereotipikal dan ofensif terhadap budaya hip hop.
Beberapa pemirsa mengkritik grup tersebut, menilai bahwa penampilan mereka mencerminkan rasisme meskipun dua anggota, Belle dan Natty, lahir dan dibesarkan di Amerika Serikat.
Klip dari siaran langsung ini cepat menyebar di internet, memicu kemarahan dari pengguna media sosial yang merasa bahwa itu adalah ejekan terhadap budaya kulit hitam.
Permintaan Maaf Resmi dari KISS OF LIFE
Setelah gelombang reaksi negatif yang datang dari netizen, KISS OF LIFE mengeluarkan permintaan maaf resmi.
Agensi mereka, S2 Entertainment, merilis pernyataan pada 3 April yang meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh siaran tersebut.
Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa tujuan awal dari konten tersebut adalah untuk merayakan budaya hip hop, yang menjadi salah satu sumber inspirasi musik mereka.
