Hiburan

Katy Perry Terpukau Keindahan Angkasa Usai Terbang Bersama Blue Origin

×

Katy Perry Terpukau Keindahan Angkasa Usai Terbang Bersama Blue Origin

Sebarkan artikel ini
Penyanyi Katy Perry dkk. ke luar angkasa naik Blue Origin. (Foto; Blue Origin)
Penyanyi Katy Perry dkk. ke luar angkasa naik Blue Origin. (Foto; Blue Origin)

KITAINDONESIASATU.COM – Penyanyi pop global, Katy Perry, mengungkapkan kekagumannya yang mendalam terhadap keindahan angkasa setelah melakukan penerbangan suborbital bersama Blue Origin, perusahaan antariksa yang didirikan oleh Jeff Bezos, Senin (14/4/2025).

Momen ini dibagikan Perry melalui unggahan di akun media sosialnya, disertai dengan foto dirinya mengenakan seragam astronot dan video singkat saat berada di dalam kapsul.

Dalam keterangannya, pelantun lagu “Roar” ini menggambarkan pengalamannya sebagai “perjalanan yang mengubah hidup”. Ia mengaku terkesima dengan pemandangan Bumi dari ketinggian, termasuk garis lengkung planet yang menakjubkan dan kegelapan ruang angkasa yang tak berujung.

Baca Juga  Nonton Anime One Piece Episode 1155 Sub Indo Selain LK21, Bencana Gorosei Saturn dan Awal Menuju Elbaf

Perry juga merasakan sensasi tanpa bobot yang luar biasa dan momen keheningan yang meditatif di luar atmosfer Bumi. Untuk dapat terbang bersama Blue Origin dikenakan biaya hingga ratusan miliar rupiah.

“Melihat planet kita dari perspektif yang berbeda benar-benar membuka mata. Keindahan dan kerapuhan Bumi menjadi sangat nyata,” tulis Perry dalam unggahannya. Ia juga memuji teknologi dan tim Blue Origin yang telah mewujudkan impiannya untuk melihat angkasa.

Keikutsertaan Katy Perry dalam penerbangan Blue Origin ini menambah daftar panjang selebritas yang tertarik dengan wisata luar angkasa. Sebelumnya, sejumlah tokoh terkenal seperti William Shatner (aktor Star Trek) dan Pangeran William juga pernah menjajal pengalaman serupa.

Baca Juga  Jadwal Acara RCTI Selasa, 3 Juni 2025 - ada Preman Pensiun X dan Bakwan Cantik Gak Pake Spesial

Fenomena ini semakin mempopulerkan wisata antariksa di kalangan masyarakat luas, meskipun biaya untuk sekali penerbangan masih tergolong sangat mahal. Perry berharap pengalamannya ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menghargai keindahan alam semesta dan pentingnya menjaga Bumi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *