Film yang diadaptasi dari thread horor viral karya SimpleMan ini dirilis di momen libur Lebaran, memanfaatkan antusiasme masyarakat yang sedang berkumpul bersama keluarga.
Ditambah lagi, promosi masif dengan poster kontroversial yang viral di media sosial serta peluncuran premier internasional di Los Angeles sukses menambah gengsi dan menarik perhatian.
Tak ketinggalan, kehadiran dua versi—Jam Kuning (17+) dan Jam Merah (21+ uncut)—memberikan opsi bagi penonton dari berbagai kalangan, memperluas jangkauan audiens.
Setara dengan KKN di Desa Penari, Akankah Rekor Terulang?
Menariknya, capaian 2 juta penonton dalam enam hari ini identik dengan perjalanan KKN di Desa Penari, film horor fenomenal yang juga digarap Awi Suryadi bersama penulis naskah Lele Laila dan produser Manoj Punjabi.
KKN di Desa Penari, yang tayang pada 2022, akhirnya menutup perjalanannya dengan 10 juta penonton, menjadikannya film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Pertanyaannya kini, akankah Pabrik Gula mengikuti jejak pendahulunya dan mencapai angka fantastis serupa?
Meski memiliki kemiripan dalam formula cerita—sekelompok orang menghadapi teror gaib di lingkungan baru—Pabrik Gula hadir dengan eksekusi yang lebih megah.
Berlatar di sebuah pabrik gula tua, film ini mengisahkan para buruh musiman yang diperankan oleh Arbani Yasiz, Erika Carlina, Ersya Aurelia, dan sederet aktor berbakat lainnya.
