Hiburan

Grand Final ESL Snapdragon MLBB S6: ONIC PH Tampil Dominan, Menang 4-1 atas RRQ Hoshi

×

Grand Final ESL Snapdragon MLBB S6: ONIC PH Tampil Dominan, Menang 4-1 atas RRQ Hoshi

Sebarkan artikel ini
Grand Final ESL Snapdragon

KITAINDONESIASATU.COM – Pada Minggu, 13 April 2025, dunia eSports kembali menyaksikan sebuah pertandingan penuh ketegangan dalam ajang ESL Snapdragon Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) S6 Grand Final.

Pertandingan antara dua tim unggulan, ONIC PH dari Filipina dan RRQ Hoshi dari Indonesia, berlangsung di Tennis Indoor Istora Senayan, Jakarta, dengan tensi tinggi. Dengan kemenangan 4-1, ONIC PH berhasil meraih gelar juara, menegaskan dominasi mereka di kawasan Asia Tenggara.

Rangkaian Pertandingan: Dari Penyisihan Hingga Grand Final

Rangkaian ESL MLBB Snapdragon Pro Series (SPS) Mobile Masters 2025 dimulai pada 7 April 2025. Sebagai bagian dari turnamen eSports bergengsi ini, tim-tim terkuat dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara bersaing ketat. Setelah melewati serangkaian pertandingan penyisihan, dua tim terbaik, ONIC PH dan RRQ Hoshi, berhasil maju ke grand final yang memperebutkan gelar juara.

ONIC PH vs RRQ Hoshi: Duel Sengit dalam Format BO7

Grand final ESL Snapdragon MLBB S6 menggunakan format Best of Seven (BO7), artinya tim pertama yang meraih empat kemenangan akan keluar sebagai juara. ONIC PH dan RRQ Hoshi adalah dua tim yang memiliki sejarah gemilang di ajang MLBB regional, dan keduanya diprediksi akan tampil dengan permainan terbaik.

ONIC PH, yang terkenal dengan gameplay agresif, tampil penuh percaya diri. Mereka segera mengunci Moskov dan Suyou, dua hero yang terbukti efektif dalam meruntuhkan pertahanan lawan. Di sisi lain, RRQ Hoshi memilih strategi yang lebih pragmatis dengan mengandalkan hero-hero kuat seperti Joy, Bruno, dan Hylos yang mampu memberikan dampak besar di lategame.

Game 1: Kejutan Comeback ONIC PH

Pada game pertama, RRQ Hoshi memulai dengan momentum positif. Mereka menunjukkan dominasi dengan hero yang lebih unggul di awal pertandingan, mendominasi jalannya permainan hingga menit 17. Namun, sebuah kesalahan fatal terjadi ketika RRQ Hoshi terlalu terburu-buru menyerang tanpa memperhitungkan posisi dan kekuatan lawan. ONIC PH memanfaatkan kelengahan tersebut dan melakukan comeback luar biasa, akhirnya menutup game pertama dengan kemenangan 1-0.

Game 2: RRQ Hoshi Kembali Bangkit

Di game kedua, RRQ Hoshi berusaha tampil lebih solid dan tidak terbawa oleh permainan agresif ONIC PH. Mereka memilih untuk bermain lebih pragmatis, memilih duo Phoveus dan Tigreal yang diambil oleh Dyrenn dan Idok. Strategi ini terbukti efektif, dan mereka berhasil mencuri game kedua untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momen ini membuat grand final semakin menegangkan karena kedua tim sudah saling balas memenangkan game.

Game 3 dan 4: ONIC PH Tampil Trengginas

Setelah game kedua, ONIC PH kembali menunjukkan taringnya. Mereka tidak membuang kesempatan untuk mengamankan hero-hero andalan mereka, Moskov dan Suyou. Dalam dua game selanjutnya, ONIC PH bermain dengan sangat solid, mengalahkan RRQ Hoshi dan mencuri match point dengan skor 3-1. Kunci kemenangan ONIC PH adalah penguasaan hero yang tepat dan rotasi yang cepat, yang membuat RRQ Hoshi kesulitan untuk mengatasi serangan mereka.

Game 5: RRQ Hoshi Coba Menggali Peluang

Masuk ke game kelima, RRQ Hoshi mencoba untuk memanfaatkan hero counter dengan memilih Irithel di Gold Lane untuk menghadap Granger dari ONIC PH. Dyrenn yang menggunakan Badang turut berusaha menciptakan momen untuk tim, namun ONIC PH tetap tampil sangat solid. Meskipun RRQ Hoshi sempat menunjukkan potensi untuk menyamakan kedudukan, mereka kesulitan menembus pertahanan ONIC PH yang sudah terbukti lebih tangguh.

Dengan dominasi penuh dari ONIC PH, mereka akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1, menyegel gelar juara ESL Snapdragon MLBB S6. Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa ONIC PH mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di kawasan Asia Tenggara, termasuk RRQ Hoshi yang menjadi juara bertahan di sejumlah turnamen sebelumnya.

Kesalahan dan Kekuatan Strategi di Grand Final

Salah satu faktor penentu kemenangan ONIC PH dalam Grand Final ini adalah keputusan mereka untuk tidak memberi kesempatan pada RRQ Hoshi untuk mengambil hero-hero kunci seperti Moskov dan Suyou. Ketika RRQ Hoshi melakukan kesalahan dengan tidak melakukan banned pada kedua hero tersebut, ONIC PH mampu memanfaatkan situasi tersebut dan mengubah jalannya permainan.

Selain itu, meskipun RRQ Hoshi memiliki strategi yang solid dengan memilih hero-hero tangguh seperti Phoveus, Tigreal, dan Irithel, mereka tidak mampu mengimbangi kecepatan rotasi dan agresivitas yang ditunjukkan oleh ONIC PH. Komunikasi dan koordinasi tim ONIC PH yang sangat baik menjadi salah satu faktor kunci kemenangan mereka.

Statistik Pertandingan

  • Total Kemenangan: ONIC PH 4 – RRQ Hoshi 1
  • Map Pilihan: Tennis Indoor Istora Senayan, Jakarta
  • Waktu Pertandingan: 13 April 2025, pukul 18.00 WIB
  • Format Pertandingan: BO7 (Best of Seven)
  • Kemenangan ONIC PH: Mengukir Sejarah Baru

Dengan kemenangan ini, ONIC PH tidak hanya mengamankan gelar juara ESL Snapdragon MLBB S6, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai tim yang patut diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara. Ini adalah kemenangan yang akan dikenang dalam sejarah turnamen eSports MLBB, di mana ONIC PH berhasil mengalahkan RRQ Hoshi yang merupakan tim kuat Indonesia dengan skor meyakinkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *