KITAINDONESIASATU.COM – Film terbaru Doraemon the Movie: Nobita’s Art World Tales resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 16 Juli 2025, termasuk di jaringan CGV Jogja.
Film ini sangat dinantikan karena menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Doraemon ke-45 dan merupakan film Doraemon ke-44 yang dirilis di Jepang pada 7 Maret 2025 lalu.
Tentang Doraemon the Movie: Nobita’s Art World Tales
Film ini memiliki judul asli Eiga Doraemon: Nobita no Esekai Monogatari, diproduksi oleh Yukiyo Teramoto dengan naskah ditulis oleh Satoshi Ito. Seperti film Doraemon sebelumnya, animasi ini menyajikan petualangan fantasi khas yang menyentuh dan inspiratif untuk anak-anak maupun penonton dewasa penggemar Doraemon sejak kecil.
Pengisi Suara dalam Film
Berikut daftar pengisi suara utama di film Doraemon the Movie: Nobita’s Art World Tales:
- Wasabi Mizuta sebagai Doraemon
- Megumi Ohara sebagai Nobita
- Misaki Watada sebagai Claire
- Yumi Kakazu sebagai Shizuka
- Subaru Kimura sebagai Gian
- Tomokazu Seki sebagai Suneo
- Atsumi Tanzaki sebagai Mairo
- Miki Fujimoto sebagai Ratu Arturia
- Mikio Date sebagai Raja Arturia
Sinopsis Doraemon the Movie: Nobita’s Art World Tales
Film ini menceritakan Nobita yang tengah menikmati liburan musim panas. Guru di sekolahnya memberikan tugas untuk membuat lukisan selama liburan. Nobita pun berusaha melukis di lapangan dekat rumah bersama Shizuka, Giant, dan Suneo. Sayangnya, hasil lukisan Nobita dianggap jelek oleh teman-temannya, membuat Nobita pulang ke rumah dengan sedih dan kesal.
Di kamar, saat hendak meminta bantuan Doraemon, tiba-tiba muncul portal hitam di atas kamarnya dan sebuah lukisan misterius jatuh mengenai kepalanya. Penasaran, Nobita meminta Doraemon mencari tahu siapa pelukis lukisan tersebut. Doraemon menggunakan Sinar Akses Kesenian dan terbukalah pintu dimensi menuju Kerajaan Artoria, sebuah kerajaan bergaya Eropa Abad Pertengahan.
Di kerajaan tersebut, Nobita dan teman-temannya bertemu Claire, putri Kerajaan Artoria, yang memberi tahu bahwa pelukis lukisan tersebut adalah Mairo. Nobita kemudian menemui Mairo dan memintanya untuk mengajari melukis. Mairo pun menasihati bahwa Nobita harus melukis objek yang dicintainya.
Namun, Mairo mengungkapkan bahwa Kerajaan Artoria sedang mengalami kelangkaan warna biru, yang hanya dapat diperoleh dari Permata Artoria yang berada di dungeon tersembunyi. Saat Nobita dan Mairo menjelajahi dungeon tersebut, mereka justru membangkitkan iblis terkutuk bernama Esael yang ditakdirkan menghancurkan Kerajaan Artoria.
Doraemon dan Nobita pun berusaha mengalahkan Esael secepat mungkin. Namun, tindakan mereka membuat Time Patrol turun tangan karena dianggap telah mengubah aliran masa lalu.
Jadwal Tayang Doraemon the Movie: Nobita’s Art World Tales di CGV Jogja
Bagi kamu yang ingin menonton film ini di Yogyakarta, berikut jadwal tayang Doraemon the Movie: Nobita’s Art World Tales di seluruh CGV Jogja mulai 16 Juli 2025:
- CGV Jwalk Mall
- Alamat: J-Walk Mall Jl. Babarsari No.2, Janti, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
- Lokasi: Lantai 3 Jwalk Mall
- Studio: Regular 2D dan Sweetbox Seat
- Jadwal Tayang: 14.00, 16.15, 18.30
- CGV Pakuwon Mall Jogja
- Alamat: Hartono Mall, Jl. Ring Road Utara, Kaliwaru, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
- Lokasi: Lantai 2 Pakuwon Mall Jogja
- Studio: Regular 2D, 4DX, Starium, Velvet, dan Spherex
- Jadwal Tayang: 14.00, 16.15, 18.30
- CGV Transmart Maguwo
- Alamat: Jl. Raya Solo KM.8 No.234, Corongan, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55282
- Lokasi: Lantai 1 Transmart Maguwo
- Studio: Regular 2D dan Sweetbox Seat
- Jadwal Tayang: 13.35, 18.20
Mengapa Harus Menonton Doraemon the Movie: Nobita’s Art World Tales?
- Kisah Fantasi yang Menyentuh
Mengangkat tema seni, lukisan, dan keberanian Nobita menghadapi rasa minder.
- Animasi Berkualitas Tinggi
Diproduksi dengan standar terbaru untuk merayakan ulang tahun Doraemon ke-45.
- Karakter Baru yang Menarik
Seperti Mairo, Claire, dan iblis Esael yang menambah kompleksitas cerita.
- Pesan Moral Mendalam
Mengajarkan tentang menghargai karya sendiri dan pentingnya melukis dari hati.



