Jika Demon Slayer Infinity Castle Part 2 ditunda 2026 karena alasan kualitas, itu berarti studio mengutamakan kesempurnaan.
Cerita Infinity Castle berlanjut dengan Tanjiro dan Korps Pembunuh Iblis menghadapi iblis Peringkat Atas: Kokushibo, Doma, dan Akaza dalam pertempuran epik Demon Slayer.
Penundaan Demon Slayer Infinity Castle Part 2 ditunda 2026 menyusul kesuksesan fenomenal Part 1 yang meraup $778,9 juta (sekitar Rp 12,46 triliun) secara global. Di Jepang, Infinity Castle Part 1 menghasilkan 39,14 miliar yen (Rp 626,24 miliar), menjadikannya rilis domestik terlaris kedua dalam sejarah Demon Slayer.
Satu-satunya film Demon Slayer yang mengungguli Infinity Castle di Jepang adalah pendahulunya, Mugen Train. Kesuksesan ini membuat distributor Aniplex, Toho, dan Crunchyroll memperpanjang tayangan Infinity Castle Part 1, termasuk format IMAX, ScreenX, dan 4DX untuk pengalaman Demon Slayer maksimal.
Bioskop Amerika Utara akan menghadirkan kembali Infinity Castle Part 1 pada 6 Maret 2026 dengan format ScreenX panorama 270 derajat. Penayangan ulang ini menjadi penghibur sementara bagi fans yang menunggu kepastian Demon Slayer Infinity Castle Part 2 ditunda 2026.
Selain Demon Slayer, Ufotable juga menggarap adaptasi anime Genshin Impact yang pertama kali diumumkan 2022.



