KITAINDONESIASATU.COM – Tidak cuma kebetulan berperan dalam mini serie “Cinta Mati”, aktor kawakan Jeremy Thomas juga bicara soal bagaimana menjadi orang tua asyik bagi anak perempuan.
Selebriti yang masih memiliki darah India ini, membagikan pandangan soal hubungan emosional antara ayah dan anak perempuan dalam serial ini.
“Mimpi buruk bagi seorang ayah, adalah ketika anak perempuan salah dalam memilih pasangan hidup,” katanya kepada wartawan dalam suatu kesempatan di Jakarta, pertengan Februari 2025 lalu.
Dalam serial “Cinta Mati” yang ditayangkan WeTV, platform live streaming, Jeremy berperan sebagai dokter Reyhan.
Juga, menjadi ayah bagi Aleya, diperankan oleh Aisyah Aqilah. Di mana anak perempuannya menjalin hubungan kasih dengan seorang pria bernama Bara, diperankan oleh Aliando Syarief, yang tidak disetujui dokter Reyhan.
Pria kelahiran 31 Juli 1970 ini melanjutkan lagi bahwa cinta bisa membuat seseorang buta dan tak perduli, bahkan kepada orang tua.
Sang ayah berusaha melindungi Aleya dari pengaruh buruk si pacar. Tapi, di sisi lain, ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa anaknya sudah dewasa dan memiliki pilihan sendiri.
Aktor blasteran Belanda-Filipina dari pihak ibu ini, menggambarkan dr Reyhan sebagai sosok yang terlihat sempurna di mata publik, tetapi sebenarnya memiliki kekurangan dan kelemahan.
“Bayangkan, seseorang dengan karier bagus dan nyaris sempurna, tapi ‘bolong’ 80%,” ujarnya. Bolong di sini dimaknakan sebagai ayah yang gagal menjadi teman bicara yang asyik.
“Plot antara Aleya dan dr Reyhan sangat menarik. Di satu sisi, ada ikatan yang kuat antara ayah dan anak, tapi di sisi lain, ada konflik karena perbedaan pandangan tentang Bara,” ucapnya.
Ia juga menyoroti bagaimana peran dr. Reyhan berusaha memahami dunia Aleya, meskipun sebagai seorang ayah, ia memiliki kekhawatiran dan ketakutan sendiri.
