KITAINDONESIASATU.COM – Rumah produksi Imajinari resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Barunson E&A, perusahaan film ternama asal Korea Selatan, untuk lisensi remake tiga film unggulannya: Agak Laen (2024), Agak Laen 2, dan Tinggal Meninggal.
Melalui keterangan resmi, Imajinari menegaskan bahwa kerja sama ini hanya menyangkut pengelolaan hak adaptasi internasional, bukan produksi ulang secara langsung untuk versi Korea Selatan atau Hollywood, seperti yang ramai dirumorkan belakangan ini.
Barunson E&A: Rumah Produksi di Balik Parasite
Barunson E&A dikenal sebagai rumah produksi film peraih Oscar, Parasite (2019), dan telah berkiprah sejak 1996.
Selain produksi, Barunson juga aktif di bidang distribusi dan penjualan film secara global.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari ekspansi Barunson untuk memperkuat kehadiran di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Potensi Adaptasi Internasional Film Indonesia
Melalui kesepakatan ini, Barunson E&A akan memegang hak remake internasional atas tiga film Imajinari yang dinilai memiliki potensi besar untuk disukai pasar global.
“Kerja sama ini adalah langkah strategis untuk memperkenalkan cerita-cerita khas Indonesia ke penonton dunia,” ujar Ernest Prakasa, Produser dan Chief Creative Officer Imajinari.

