Lifestyle

Hati-Hati, Kecanduan Judi Online Bisa Merusak Otak, Mirip dengan Narkoba

×

Hati-Hati, Kecanduan Judi Online Bisa Merusak Otak, Mirip dengan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi permainan judi online. (Ist)
Ilustrasi judi online (Ist)

“Ketika prefrontal cortex terganggu, seseorang kehilangan kontrol atas perilaku mereka. Misalnya, meskipun telah kehilangan banyak uang, mereka tetap tidak bisa berhenti berjudi,” ungkap Siste.

Lebih parahnya lagi, kecanduan judi online tidak hanya berdampak pada aspek psikologis, tetapi juga fisik.

Disebutkan bahwa para pecandu bisa mengalami kecemasan, detak jantung yang cepat, bahkan gemetar saat mereka tidak berjudi. Gejala-gejala ini mirip dengan withdrawal syndrome yang biasa dialami oleh pecandu zat adiktif.

“Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu depresi berat, rasa frustrasi, bahkan ide untuk mengakhiri hidup,” ujarnya.

Ia menambahkan, kecanduan judi online sering kali membawa individu ke dalam lingkaran keuangan yang sulit diputus.

Pecandu judi online, misalnya, cenderung mencari jalan pintas dengan meminjam uang, dan ketika kalah, mereka kembali meminjam lebih banyak untuk mencoba keberuntungan mereka.

“Siklus ini bisa terus berlanjut, membuat mereka terjerat dalam utang yang semakin dalam,” kata Siste.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *