LifestyleKesehatan

Harvard Ungkap Fakta Mengejutkan! Parasetamol Saat Kehamilan Bisa Tingkatkan Risiko Autisme ADHD

×

Harvard Ungkap Fakta Mengejutkan! Parasetamol Saat Kehamilan Bisa Tingkatkan Risiko Autisme ADHD

Sebarkan artikel ini
parasetamol bahaya untuk ibu hamil
Ilustrasi parasetamol (Freepik)

“Karena penggunaan parasetamol sangat meluas, meskipun peningkatan risiko terlihat kecil, dampaknya bisa sangat besar bagi kesehatan masyarakat,” ujar tim peneliti. Peringatan ini menjadi sorotan serius bagi dunia medis karena terkait langsung dengan kesehatan anak hasil dari sebuah kehamilan yang berisiko terhadap autisme ADHD.

Meski begitu, Dr. Diddier Prada, asisten profesor ilmu kesehatan populasi dari Rumah Sakit Mount Sinai di New York, menekankan agar ibu hamil tidak sembarangan menghentikan penggunaan parasetamol.

Menurutnya, menghentikan obat tanpa bimbingan medis justru bisa membahayakan kondisi kehamilan, terutama jika ibu mengalami demam atau rasa sakit parah, yang juga dapat berkontribusi pada risiko autisme ADHD maupun komplikasi lainnya.

Dr. Prada menambahkan, langkah terbaik bagi ibu hamil adalah selalu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi parasetamol. Ia menekankan pentingnya mencari alternatif pereda nyeri non-obat bila memungkinkan demi menjaga kesehatan selama kehamilan sekaligus menekan potensi risiko autisme ADHD pada bayi yang sedang berkembang.

Menariknya, studi ini bukan yang pertama menyingkap bahaya tersembunyi dari parasetamol.

Tahun lalu, penelitian dari University of Nottingham menemukan bahwa penggunaan obat ini terkait dengan meningkatnya risiko perdarahan tukak lambung hingga 24 persen dan perdarahan gastrointestinal bawah sebesar 36 persen.

Fakta lain menunjukkan parasetamol juga bisa meningkatkan potensi penyakit ginjal kronis sebesar 19 persen, gagal jantung 9 persen, dan hipertensi 7 persen—menjadikan penggunaannya pada masa kehamilan semakin berisiko menambah beban kesehatan serta kemungkinan autisme ADHD pada generasi mendatang.***

Sumber : NDTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *