KITAINDONESIASATU.COM – Hari Jumat adalah hari yang istimewa atau spesial. Hari Jumat tidak boleh disia-siakan untuk melakukan amalan khusus, salah satunya memperbanyak membaca salawat nabi. Salawat nabi bermacam-macam, baca yang mana saja, asalkan jangan tidak membaca salawat di hari Jumat.
Kiai Haji Fakruddin Al Bantani, Pengasuh Ponpes Ghautsul Ibaad, Kebon Kopi, Tangerang Selatan, dalam kajiannya mengatakan, bahwa pada hari Jumat agar memperbanyak salawat terdapat dalam hadis yang diriwayatkan Al Imam Baihaqi RA dalam kitabnya Syu’abul Imam.
Nabi Muhammad Sholalallhu Alaihi Wassalam berkata: Perbanyak salawat kepadahu setiap hari Jumat. Bahwa sesungguhnya salawat umatku disetor pada setiap hari Jumat.
Artinya, siapa saja yang membaca salawat nabi pada hari Jumat akan dilaporkan kepadanya oleh malaikat.
Jadi, perbanyak salawat pada hari Jumat. Jikalau memiliki luas waktu untuk memperbanyak salawat nabi khusus pada hari Jumat. Sebab, nabi itu sayyidul anham, dan Jumat sayyidul ayyam. Artinya, Jumat itu penghulu hari, nabi itu penghulu manusia.
Ia menganjurkan membaca salawat nabi minimal sebanyak 300 kali pada malam Jumat, dan pada siang harinya 300 kali. Dengan kita mengamalkan membaca salawat nabi tidak mengalami kesusahan dalam hidup. Hal itu karena sangat agungnya salawat nabi.
Banyak kisah keajaiban akibat melazimkam membaca salawat nabi. Salah satunya kisah nyata dari jemaah Kiai Fakhruddin Al Bantani, yang sembuh dari sakit jantung, dan masih banyak kisah keajaiban lainnya.
Al Habib Thohir bin Yahya berkata barangsiapa yang membaca Salawat Gunung jati atau wiridan Sunan Gunung jati sebanyak 80 kali ba’da Salat Ashar, maka dosa 80 tahun diampuni. Bacaan salawat itu adalah: “Allahumma sholli ala muhammad abdika wanabiiyika warosulika annabiyyil ummiyyi”.
Sudah tahu kan khasiat membaca salawat nabi, yuk kita lazimkan khususnya pada hari Jumat untuk memperbanyak salawat nabi. (*)

