KITAINDONESIASATU.COM – Gula aren merupakan pemanis alami yang diperoleh dari kristalisasi nira pohon aren atau enau.
Warna cokelatnya sering disamakan dengan brown sugar, meskipun keduanya berbeda. Brown sugar sendiri merupakan gula pasir yang diproses dengan molases dan berasal dari tebu.
Apakah Gula Aren Lebih Sehat dari Gula Pasir?
Faktanya, gula aren bisa menjadi pilihan pemanis yang lebih sehat dibandingkan gula pasir karena mengandung lebih banyak nutrisi.
Berikut perbandingan kandungan nutrisi dalam 100 gram gula aren dan gula pasir:

Dari data di atas, terlihat bahwa gula aren memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi serta mengandung vitamin B2, yang tidak ditemukan dalam gula pasir. Oleh karena itu, gula aren bisa menjadi pilihan pemanis yang lebih bernutrisi, terutama jika ingin memenuhi kebutuhan mineral seperti kalium, kalsium, fosfor, natrium, dan besi.
Manfaat Gula Aren bagi Kesehatan
Berkat kandungan nutrisinya, gula aren memberikan berbagai manfaat kesehatan, di antaranya:
Sebagai Sumber Energi
Baik gula aren maupun gula pasir mengandung kalori yang cukup tinggi, sehingga bisa menjadi sumber energi. Namun, bagi penderita diabetes, konsumsi keduanya tetap harus dibatasi karena memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi.
Menunjang Kesehatan Tulang
Gula aren mengandung mineral penting seperti kalium, kalsium, dan fosfor yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Membantu Melawan Radikal Bebas
Vitamin B2 atau riboflavin yang terdapat dalam gula aren memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari efek radikal bebas yang bisa merusak sel dan DNA. Selain itu, riboflavin juga berperan dalam pembentukan sel darah merah.
Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Kandungan kalium dalam gula aren berperan dalam menjaga fungsi jantung dan pembuluh darah, sehingga dapat menjadi pilihan pemanis alami bagi penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
Konsumsi Gula yang Dianjurkan
Meskipun gula aren memiliki manfaat kesehatan, konsumsinya tetap harus dibatasi. Berikut rekomendasi konsumsi gula harian:
Orang dewasa: maksimal 30 gram atau sekitar 7 sendok teh per hari.
Anak-anak usia 2–10 tahun: sekitar 19–24 gram atau sekitar 4–6 sendok teh per hari.
Kesimpulannya, baik gula aren maupun gula pasir memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika masih ragu dalam memilih jenis gula yang sesuai dengan kondisi kesehatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran yang tepat.- ***


