Lifestyle

Film Dirty Vote O3 Bongkar Strategi Politik Oligarki Jelang Pemilu 2029

×

Film Dirty Vote O3 Bongkar Strategi Politik Oligarki Jelang Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Film Dirty Vote O3 Bongkar Strategi Politik Oligarki Jelang Pemilu 2029
Film Dirty Vote O3 Bongkar Strategi Politik Oligarki Jelang Pemilu 2029

KITAINDONESIASATU.COM – Sekuel film dokumenter Dirty Vote resmi dirilis pada Minggu, 19 Oktober 2025, dengan judul Dirty Vote O3: Membaca Kartu-kartu Politik. Film besutan Dandhy Dwi Laksono ini menampilkan hasil analisis berbasis riset yang digarap bersama jurnalis, akademisi, peneliti, tim kreatif, hingga aktivis.

“Produksi film ini hendak mengajak publik untuk membaca kartu-kartu politik oligarki empat tahun sebelum berlangsungnya Pemilu 2029,” ujar Dandhy dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Film tersebut dikabarkan akan mengupas cara pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam mengonsolidasikan tiga kekuatan utama mereka, yakni “otot (politik)”, “otak (hukum)”, dan “ongkos (ekonomi)” yang direpresentasikan melalui simbol “o3” pada judul. Dirty Vote O3: Membaca Kartu-kartu Politik Oligarki merupakan lanjutan dari film sebelumnya yang sempat viral di YouTube, tiga hari sebelum Pilpres 2024.

Sementara itu, polisi telah memeriksa 19 orang saksi terkait dugaan kasus bullying terhadap mahasiswa Universitas Udayana bernama Timothy Anugerah Saputera (22). Berdasarkan hasil pemeriksaan, kemungkinan besar korban tidak mengalami perundungan.

Hal ini karena Timothy dikenal sebagai pribadi cerdas, berpendirian kuat, serta mampu menyampaikan pendapat dengan baik. Ia juga dinilai bukan sosok yang mudah menjadi korban bullying.

“Kemudian kalau untuk menjadi korban pem-bully-an, dari teman-temannya pun merasa itu sangat kecil sekali kemungkinannya terjadi. Karena korban ini orang yang berprinsip sekali. Jadi bukan tipe-tipe yang akan mudah di-bully seperti itu. Itu pengakuan dari beberapa saksi yang kami mintai keterangan,” jelas pihak kepolisian.

Adapun saksi yang diperiksa meliputi dosen, teman satu kelas dan satu angkatan, sahabat, serta ayah dan perwakilan dari ibu korban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *