KITAINDONESIASATU.COM – Doa adalah merupakan sarana untuk memohon harapan, keinginan, dan permintaan kepada Allah SWT. Maka, agar puasa Ramadan kita kuat hingga berbuka pada waktu Maghrib maka dianjurkan ulama untuk membaca doa.
Diketahui, umat muslim saat bulan puasa Ramadan tidak boleh makan dan minum sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Terlebih lagi berpuasa di tengah melakukan aktivitas sehari-hari menjadi tantangan tersendiri.
Namun, ada doa khusus bagaimana agar haus dan lapar bisa dihilangkan atau dikurangkan oleh Allah SWT dengan membaca surah Al-Kautsar.
Amalan surah Al-Kautsar ini berasal dari ulama terkenal asal Banjar, Kalimantan Selatan, Muhammad Zaini Abdul Ghani atau yang dikenal dengan sebutan Abah Guru Sekumpul.
Adapun bunyi surah Al-Kautsar, sebagai berikut:
اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ
Artinya: “Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.”
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Artinya: “Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurban lah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”
اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ
Artinya: “Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).”
Sementara dari ulama lainnya menganjurkan untuk membaca doa ini:
الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِ بَنِي وَالَّذِي هُوَ يُطِعُنِي وَيَسْتَقْينِي وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِي
Teks latin: Alladzii khalaqanii fahuwa yahdiinii walladzii huwa yuth imunii wayasqiinii wa idzaa maridltu fahuwa yasyfinii.
Artinya: “Allah Dzat yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjukkanku dan Dialah yang memberi makan dan minumku. Apabila aku sakit, maka Dialah yang menyembuhkanku.”
Demikianlah salah ikhtiar dengan doa agar puasa Ramadan kita tahun ini penuh, dan diterima disi Allah SWT. (*)




