KITAINDONESIASATU.COM – Devina Hermawan menyoroti penurunan anggaran makan bergizi gratis untuk anak-anak dan ibu hamil.
Anggaran yang sebelumnya Rp15.000 per porsi kini turun menjadi Rp10.000. Banyak pihak meragukan kecukupan anggaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan gizi.
Melalui platform X, chef jebolan MasterChef Indonesia itu memberikan usulan menu makan bergizi yang masih sesuai dengan anggaran tersebut, yaitu dua butir telur dan satu susu UHT.
Menurut Devina, telur adalah sumber protein terbaik dengan harga yang terjangkau.
BACA JUGA : 25 Contoh Makanan Awetan Nabati
“Solusi konkrit anggaran makan bergizi Rp 10.000 per anak: 2 butir telur dan 1 susu UHT. Kenapa? 1. Telur merupakan sumber protein dan nutrisi terbaik dan termurah. No debat!,” bebernya, dikutip Kamis (5/12).
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa menu ini mengurangi risiko makanan basi, tidak memerlukan biaya tambahan seperti kemasan atau dapur pusat, dan lebih efisien dalam logistik.
Menu ini juga bersifat melengkapi kebiasaan makan anak tanpa memaksakan selera.
Namun, cuitannya menuai tanggapan beragam. Beberapa mendukung karena menu tersebut dianggap realistis, sementara yang lain mengkritik.
Beberapa netizen berpendapat bahwa menu yang sama setiap hari bisa menyebabkan kebosanan, bahkan risiko alergi pada anak.
“8. Telur dan susu sudah tersedia di berbagai daerah, pengadaan jadi lebih mudah dan terukur. Kandungan nutrisinya sudah terbukti dan teruji di seluruh penjuru dunia,” terangnya.
“Slogan Devina Hermawan: murah bukan murahan!,” tandasnya.
Sebagai informasi, program makan bergizi gratis ini merupakan inisiatif pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai informasi, program makan bergizi gratis yang semula dinamakan makan siang gratis adalah program di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pada 29 November 2024, Prabowo mengumumkan turunnya anggaran dari Rp15.000 menjadi Rp10.000 per anak dan ibu hamil.
Ia meyakini bahwa alokasi tersebut cukup untuk kebutuhan-kebutuhan di daerah.


