KITAINDONESIASATU.COM – Tanggal 21 Oktober 2025 dipenuhi dengan berbagai peringatan dan momentum penting yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu global, mulai dari kesehatan, lingkungan, hingga budaya.
Meskipun tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, sejumlah perayaan pada tanggal ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat dunia.
Beberapa di antaranya adalah Hari Diwali, Hari Pencegahan Gangguan Defisiensi Yodium Sedunia, dan Hari Perayaan Pikiran Sedunia.
Hari Diwali
Hari Diwali atau Deepavali 2025 diperingati pada 21 Oktober sebagai festival cahaya umat Hindu yang melambangkan kemenangan terang atas kegelapan serta kebaikan atas kejahatan.
Tradisi ini dirayakan dengan menyalakan lampu minyak (diyas), menyalakan kembang api, berdoa, dan berbagi makanan manis bersama keluarga. Selain di India, perayaan Diwali juga berlangsung meriah di Nepal, Sri Lanka, Malaysia, Singapura, hingga Indonesia.
Hari Pencegahan Gangguan Defisiensi Yodium Sedunia
Masih di tanggal yang sama, dunia juga memperingati Hari Pencegahan Gangguan Defisiensi Yodium Sedunia, yang berfokus pada pentingnya asupan yodium bagi kesehatan tubuh dan fungsi hormon tiroid.
Penemuan yodium pertama kali dilakukan oleh Bernard Courtois pada 1811, disusul temuan Gaspard Adolphe Chatin pada 1852 yang mengaitkan kekurangan yodium dengan penyakit gondok.
Sejak Konferensi Tingkat Tinggi Dunia 1990, negara-negara di dunia berkomitmen menghapus defisiensi yodium melalui edukasi dan konsumsi garam beryodium.
Hari Perayaan Pikiran Sedunia (Celebration of the Mind Day)
Peringatan ini bertepatan dengan hari lahir Martin Gardner, matematikawan dan penulis asal Amerika Serikat yang dikenal lewat karya-karya matematika rekreasionalnya.
Usai wafat pada 2010, para penggemar Gardner mengadakan Celebration of the Mind Day untuk mengenang warisannya melalui kegiatan seperti teka-teki logika, eksperimen sains, hingga diskusi matematika.
Kini, acara tersebut dirayakan di berbagai negara oleh ribuan peserta yang terinspirasi oleh pemikiran dan kreativitas Gardner. (*)


