Lifestyle

Dari Kota Hujan ke Kota Pahlawan: Kopi Liong Bulan Menyatu dalam Hangatnya Munas APEKSI 2025

×

Dari Kota Hujan ke Kota Pahlawan: Kopi Liong Bulan Menyatu dalam Hangatnya Munas APEKSI 2025

Sebarkan artikel ini
kopi legendaris asal Bogor, Kopi Liong Bulan
Dikenal dengan cita rasa khas dan kemasan sederhana, kopi Liong Bulan menjadi simbol kuliner Bogor (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Di tengah semaraknya Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 di Surabaya, ada satu sajian yang mencuri perhatian para kepala daerah: secangkir kopi legendaris asal Bogor, Kopi Liong Bulan.

Kopi yang telah eksis sejak 1945 ini dikenal dengan cita rasa pahit yang khas, aroma harum yang tahan lama, dan tekstur yang kental. Meski kemasannya sederhana, Kopi Liong Bulan tetap menjadi primadona para penikmat kopi sejati.

Wali Kota Bogor Dedie A.Rachim, memperkenalkan kopi ini kepada para tamu kehormatan, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Baca Juga  Relokasi PKL Suryakencana Mulai Jalan, DPRD Bogor Temukan Persoalan Baru di Lapangan

Mereka menikmati kopi tersebut sambil berbincang hangat di stan Kota Bogor dalam Indonesia City Expo (ICE), yang merupakan bagian dari rangkaian Munas APEKSI di Grand City Convex, Surabaya, pada Kamis 8 Mei 2025.

“Jadi ini kopi khas Bogor yang sengaja disiapkan untuk para petinggi-petinggi ini,” ujar Dedie Rachim.

Sambil menikmati sentuhan rasa khas kopi Liong, mereka pun terlibat dalam perbincangan hangat. Mereka juga bersama-sama mengunjungi stan Kota Bogor dan melihat berbagai produk serta program yang ditampilkan.

Di tengah hangatnya diskusi, dengan kelakar, Wamendagri mendapuk Emil Dardak dan Eri Cahyadi menjadi “Liongers”.

Baca Juga  Investor Asal Tiongkok Masuk, Proyek Listrik dari Sampah Bogor Ditarget Beroperasi 2027

“Ini kopi Liong khas Bogor, nama fansbasenya Liongers. Dengan ini, Pak Wagub dan Pak Wali resmi jadi Liongers,” ujar Bima.

Bima Arya pun mengapresiasi pelaksanaan ICE yang didesain dan dikonsep dengan sangat nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *