Hasilnya menunjukkan bahwa latihan fisik dapat meningkatkan produksi miositokin yang berpotensi menghambat pertumbuhan tumor.
2.Berolahraga 30 Menit Sehari Meningkatkan Molekul Anti-Kanker
Sebuah studi dalam International Journal of Cancer menemukan bahwa bersepeda selama 30 menit per hari dapat meningkatkan kadar interleukin-6 (IL-6) dalam darah, yang berfungsi sebagai molekul anti-kanker.
IL-6 diketahui membantu memperbaiki DNA dan memperlambat proliferasi sel kanker.
3.Olahraga Secara Teratur Mengurangi Risiko 13 Jenis Kanker
Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Internal Medicine of the American Medical Association pada 2016 mengungkapkan bahwa olahraga teratur dapat menurunkan risiko 13 jenis kanker.
Orang yang berolahraga secara intensif, seperti berjalan cepat lebih dari satu jam sehari, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker esofagus (42%), kanker hati (27%), dan kanker ginjal (23%).
Selain itu, olahraga juga mengurangi risiko kanker paru-paru, lambung, endometrium, leukemia, myeloma, kanker kolorektal, kepala dan leher, rektum, kandung empedu, dan payudara secara signifikan.


