Jazz Gunung Ijen sendiri sudah memasuki pertunjukkan edisi ke-7 yang digelar sejak 2018 sebelum Covid-19 terjadi dan hingga kini pertunjukkan musik jazz di lereng Gunung Ijen semakin banyak peminatnya.
Di Jawa Timur pertunjukkan musik jazz yang rutin digelar setidaknya ada tiga lokasi yakni Jazz Gunung Bromo, Jazz Gunung Ijen dan Jazz Traffic, semuanya di gelar sekitar bulan Juli hingga September 2024.
Untuk pertunjukkan Jazz Gunung Bromo 2024 lebih awal digelar di Amfiteater Terbuka Jiwa Jawa Resort, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, pada 19 hingga 20 Juli 2024.
Jazz Gunung Bromo sendiri sudah memasuki edisi ke-16 yang pertama kali digelar pada tahun 2009 yang digagas Sigit Pramono saat itu menjabat Dirut BNI, Butet Kartaredjasa dan Djaduk Ferianto.
Pertunjukkan pertama kali musik jazz gunung di gelar di Desa Wonotoro Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo lereng Gunung Bromo kemudian lanjutkan ke kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur yang mulai dilaksanakan pada tahun 2018.
Sementara untuk pementasan Jazz Traffic Festival 2024 kali ini digelar di sebuah mall Gran City Kota Surabaya digelar selama 2 hari sejak 14 September hingga 15 September 2024.
Jazz Traffic sendiri merupakan musik jazz yang paling lama karena merupakan pram siaran di Radio SuaraSurabaya FM sejak tahun 1983 yang dimotori oleh almarhum Bubi Chen yang merupakan legendaris musik jazz internasional asal Surabaya.
Namun pementasan Jazz Traffic Festival sendiri baru diluncurkan sejak tahun 2011, bisa dibilang merupakan pioner festival musik jazz di Indonesia bagian timur, digelar selama tiga hari dengan menampilkan ratusan musisi yang menghibur.


