Lifestyle

Catat, Ini Ada-adab Berziarah Kubur yang Penting Diketahui  

×

Catat, Ini Ada-adab Berziarah Kubur yang Penting Diketahui  

Sebarkan artikel ini
kubur
Ilustrasi kuburan. (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM –  Ziarah kubur  selain untuk mendoakan yang telah meninggal dunia, juga sebagai hikmah bahwa sebagai pengingat kematian. Karena setiap makhluk hidup akan merasakan kematian. Maka, sebagai umat muslim perlu tahu tentang adab-adab berziarah kubur.

Ziarah kubur memiliki sejumlah manfaat bagi diri sendiri dan orang-orang meninggal yang kita ziarai. Di antaranya tujuan ziarah kubur adalah untuk menggapai rida Allah SWT, memperbaiki keburukan hati, dan memberi kemanfaatn pada mayit denagn mengirimkan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa.

Tentu saja ziarah kubur diperbolehkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam, berikut sabda Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُزَهِّدُ فِي الدُّنْيَا وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ 

Artinya: “(Dulu) Aku melarang kalian berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah kalian ke kuburan, sesungguhnya ziarah kubur membuat kalian zuhud di dunia dan mengingatkan kalian pada akhirat (HR Ibnu Majah).

Lantas di kuburan kita melakukan apa saja? Tentu yangb meski kita lakukan mendoakan orang-orang yang berada dalam kubur, membaca doa-doa dan zikir-zikir yang niat pahalanya ditujukan kepada orang yang telah meninggal. Para ulama mengatakan bahwa doa yang kita panjatkan akan sampai pada mayit (orang meninggal).

Berikut yang penting diketahui untuk umat muslim adab-adab berziarah yang dijelaskan oleh

Syekh Khatib Asy-Syirbini, dalam kitab Tafsir As-Siraj Al-Munir, halaman 5277:

  1. Menghadirkan hati saat berziarah ke kuburan.
  2. Tidak duduk di atas kuburan.  
  3. Ketika telah masuk di area sekitar kuburan, mengucapkan salam “Assalamu alaika dara qaumi mu’minin, wa inna insya Allahu bikum lahiqun” (semoga kesalamatan tertuju pada engkau wahai rumah perkumpulan orang-orang mukmin. Sesungguhnya kami, jika Allah menghendaki akan menyusul kalian).
  4. Ketika sampai di kuburan mayit yang kita kenal, maka ucapkan salam padanya dan datangilah dari arah wajah mayit itu, karena menziarahi kuburannya sama seperti berbicara dengannya sewaktu hidup. 
  5. Orang yang berziarah merenungkan keadaan orang yang telah dikubur di bawah tanah, yang telah terpisah dari keluarga serta orang-orang yang dicintainya.    
  6.  Orang yang berziarah hendaknya juga merenungkan bagaimana keadaan teman-temannya yang telah meninggal. Bagaimana impian mereka telah pupus dan bagaimana harta mereka sudah tidak lagi menolong mereka. Dan nanti pada gilirannya kita juga akan mengalami hal tersebut. 

Demikianlah adab-adab yang mesti kita lakukan pada saat berziarah kubur. Dengan mengetahui adab-adab tersebut kita bisa menjaga sikap saat berziarah kubur. Wallahu a’alm bishawab. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *