KITAINDONESIASATU.COM – Bulan Syaban dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah, salah satunya dengan membaca Al’Qur’an. Syaban, salah satu bulan mulia itu harus dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya dengan menjaga amalan tadarusan Al-Qur’an.
Imam Ibnu Rajab mengatakan melalui jalur sanad daif:
عن أنس رضي الله عنه قال: كان المسلمون إذا دخل شعبان انكبوا على المصاحف فقرأوها وأخرجوا زكاة أموالهم تقوية للضعيف والمسكين على صيام رمضان
Artinya: “Kami meriwayatkan dari Anas yang mengatakan bahwa ketika masuk bulan Syaban umat Islam menunduk membaca mushaf Al-Qur’an. Mereka menyibukkan diri dengan tadarus dan bersedekah harta untuk membantu kelompok dhuafa dan orang-orang miskin dalam menyongsong bulan Ramadhan,” (Lihat Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki, Ma Dza fi Sya‘ban?).
Sabda Rasulullah SAW terkait membaca Al-Qur’an:
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ
Artinya: “Rasulullah bersabda, sebaik-baik ibadah umatku adalah membaca Al-Quran”. (HR. Al-Baihaqi).
Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ ألم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
Artinya: ”Rasulullah bersabda, siapa saja membaca Al-Quran satu huruf maka ia mendapat satu kebaikan, dan dari satu kebaikan mendapatkan sepuluh kali lipatnya, maksudnya bukan dengan mengucapkan alif lam mim mendapat satu kebaikan, melainkan dengan membaca alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf”. (HR. Tirmidzi)
Nah, dari keterangan Ibnu Rajab dan sabda Rasulullah maka bulan Syaban dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an. Di bulan Syaban agar tetap menjaga amalannya hingga berjumpa di bulan Ramadan. (*)




