KITAINDONESIASATU.COM – Saat memberikan makanan di rumah, mungkin pernah menghadapi situasi ketika balita sulit makan atau menolak makanan.
Dalam kondisi seperti itu, wajar jika kita memilih memberikan makanan lain dengan anggapan yang penting anak kenyang.
Namun, rasa kenyang saja belum tentu cukup untuk mendukung pertumbuhannya. Anak tetap membutuhkan asupan gizi seimbang agar tumbuh dengan optimal.
Memberi makanan yang baik tentu penting, tapi lebih dari itu, kita juga perlu memastikan bahwa makanan tersebut mengandung gizi lengkap.
Menurut berbagai penelitian, banyak anak masih kekurangan mikronutrien seperti vitamin dan mineral, padahal tubuh memerlukan baik mikronutrien maupun makronutrien setiap hari.
Bahkan WHO mencatat sekitar satu dari tiga anak usia 6 hingga 59 bulan, –atau sekitar 250 juta balita– mengalami kekurangan vitamin A.
Jadi, yang terpenting bukan hanya kenyang, tetapi juga kecukupan gizinya.
Saat menyajikan makanan sehat untuk balita di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Hindari Memaksa Anak Makan:
Niat Bunda tentu baik, yaitu memastikan anak mendapatkan nutrisi dari makanannya. Tapi ketika anak menolak makan atau hanya makan sedikit, jangan paksa. Memaksa justru bisa membuat anak semakin menolak bahkan membenci makanan tersebut.
Jangan Memberi Makanan Berlebihan:
Porsi makan anak tidak perlu sebesar orang dewasa. Jika porsinya terlalu besar, berat badan anak bisa naik berlebihan. Selain itu, kebiasaan makan banyak sejak kecil bisa sulit diubah nantinya.
Ajarkan Anak Mengenali Lapar dan Kenyang:
Sejak dini, ajari anak mengenali kapan ia lapar dan kapan ia sudah kenyang. Ini akan membantu anak makan secara sadar tanpa perlu dipaksa, serta menghindari makan berlebihan yang bisa berdampak negatif pada berat badan.-***


