KITAINDONESIASATU.COM – Bila rasa haus tetap muncul meski sudah cukup minum, bisa jadi itu adalah gejala polidipsia.
Polidipsia adalah kondisi di mana seseorang mengalami rasa haus berlebihan yang tidak kunjung reda, meskipun telah banyak minum air.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan diabetes, tetapi bisa juga disebabkan oleh faktor lain seperti konsumsi kafein berlebihan atau stres.
Pada penderita diabetes, polidipsia terjadi akibat tingginya kadar gula darah.
Dalam kondisi ini, ginjal bekerja ekstra untuk mengeluarkan kelebihan gula melalui urine, yang juga menarik lebih banyak cairan dari tubuh.
BACA JUGA: Tak Hanya Lezat, Ini Alasan Daging Sapi Baik untuk Tubuh
Akibatnya, tubuh mengalami kekurangan cairan dan otak memberikan sinyal untuk terus minum, sehingga penderita merasa haus terus-menerus.
Selain diabetes, polidipsia juga bisa dipicu oleh dehidrasi, penggunaan obat-obatan tertentu seperti diuretik atau kortikosteroid, konsumsi makanan tinggi garam, minuman berkafein dan beralkohol, serta kondisi emosional seperti gugup berlebihan.
Beberapa gejala polidipsia antara lain rasa haus yang tidak hilang meski sudah minum banyak air, sering buang air kecil, warna urine gelap, kelelahan, pusing, mulut kering, mual, muntah, gangguan penglihatan, demam, hingga kejang.
Pengobatan polidipsia tergantung pada penyebab utamanya.
Jika berhubungan dengan diabetes, dokter biasanya akan menyarankan perubahan gaya hidup, seperti membatasi konsumsi gula, kafein, dan alkohol, menjaga pola makan sehat, serta rutin berolahraga.
Bila polidipsia disebabkan oleh dehidrasi akibat muntah atau diare, maka penderita dianjurkan memperbanyak asupan cairan dan mungkin diberi obat untuk meredakan gejala tersebut.
Sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami haus berlebihan yang disertai gejala lain agar dapat ditangani dengan tepat.-***




