KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini anjuran dari dr. Zaidul Akbar tentang tips buka puasa selama bulan Ramadhan untuk detoksifikasi tubuh.
Puasa Ramadhan bukan hanya menjadi ibadah wajib bagi umat Muslim, tetapi juga memberikan berbagai manfaat kesehatan, salah satunya adalah proses detoksifikasi alami tubuh.
Namun, detoksifikasi ini akan berjalan lebih optimal jika didukung dengan pola makan yang tepat saat berbuka puasa.
Pendakwah sekaligus praktisi herbal, dr. Zaidul Akbar, memberikan beberapa anjuran terkait menu berbuka puasa yang ideal untuk membantu tubuh membersihkan diri dari racun.
Menurutnya, salah satu kunci utama dalam berbuka puasa adalah tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan.
Resep Buka Puasa Anjuran dr. Zaidul Akbar

“Sebenarnya kita kalau makan di Ramadhan itu cukup dengan 3 sampai 5 butir kurma, satu sendok madu, dan air,” ujar dr. Zaidul Akbar.
“Itu sudah bisa cukup sampai ibadah sahur karena masih banyak energi yang tidak terpakai,” imbuhnya.
Ia menekankan bahwa bulan Ramadhan sebaiknya dimanfaatkan sebagai momen untuk mengurangi porsi makanan, namun tetap memastikan kualitasnya.
“Konsepnya adalah tidak perlu makan banyak, tapi makanlah makanan yang berkualitas. Pastikan ada protein, vitamin, mineral, dan enzim dalam makanan yang dikonsumsi,” tambahnya dalam salah satu tayangan YouTube Sobat Herbal.
Dalam tradisi Nabi Muhammad SAW, berbuka puasa dilakukan dengan mengonsumsi kurma ruthob atau kurma basah.
dr. Zaidul Akbar pun menganjurkan untuk mengikuti kebiasaan ini karena kurma basah mengandung enzim yang masih utuh.
“Jika tidak ada kurma basah, boleh menggantinya dengan kurma kering. Namun, jika ingin mendapatkan manfaat yang lebih maksimal, sebaiknya pilih kurma basah,” jelasnya.
Selain itu, dr. Zaidul Akbar juga memberikan resep sederhana untuk membantu membersihkan tubuh saat berbuka puasa.
Ia merekomendasikan kombinasi nanas, madu, dan garam sebagai pilihan menu berbuka yang sehat.
“Caranya mudah, cukup tambahkan satu sendok makan madu ke dalam potongan nanas, lalu beri sedikit garam alami (bukan garam refinasi) dan aduk rata. Konsumsi ini dapat membantu membersihkan sistem pencernaan dengan baik,” ujarnya.
Dengan menerapkan pola makan yang dianjurkan dr. Zaidul Akbar, puasa Ramadhan tidak hanya menjadi ibadah yang berpahala, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh.(*)


