Dikenal dengan genre musik reggae, funk, dan disko, Boney M tetap mampu menyuguhkan penampilan spektakuler meski telah bertahun-tahun berlalu sejak masa kejayaannya.
Kehadiran Boney M ke panggung internasional saat itu, memiliki pengaruh besar di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Awalnya, Boney M. merupakan grup musik disko yang dibentuk pada tahun 1975 oleh produser rekaman berkebangsaan Jerman, bernama Frank Farian.
Grup ini bermula di Jerman Barat, sebelum mencapai puncak kepopuleran saat demam musik disko melanda pada akhir 1970-an.
Meski tinggal di Jerman, keempat anggota pendiri Boney M. berasal dari Kepulauan Karibia. Mereka adalah Liz Mitchell dan Marcia Barrett yang orang Jamaika, Maizie Williams dari Montserrat, dan Bobby Farrell dari Aruba.
Frank Farian, yang nama aslinya Franz Reuther, merekam lagu berirama dance “Baby Do You Wanna Bump” pada Desember 1974.
Lagu tersebut berisi nyanyian Farian yang seorang diri menyanyikan lirik “Do you do you wanna bump?” secara berulang-ulang.
Semuanta hasil rekaman di studio, lalu ditambah chorus yang dinyanyikan memakai falsetto tinggi. Rekaman tersebut dirilis sebagai singel dari grup bernama “Boney M”.

