Memanggang : Adonan dimasukkan ke dalam cetakan logam kecil, lalu dipanggang secara perlahan hingga matang sempurna.
Hasil akhirnya adalah kue dengan warna kuning kecoklatan , permukaan berpori-pori besar, dan rasa yang legit.
Bika Ambon sebagai Simbol Budaya dan Ekonomi
Selain sebagai makanan tradisional, Bika Ambon juga menjadi simbol keragaman budaya dan potensi ekonomi kreatif di Sumatra Utara. Ribuan usaha rumahan dan industri kecil menengah (UKM) tumbuh subur berkat produksi dan distribusi Bika Ambon.
Beberapa merek terkenal seperti Bika Ambon Kartika Sari, Bika Ambon Zulaikha, dan Bika Ambon Mutiara telah menjadi brand lokal yang punya reputasi nasional hingga internasional. Tidak jarang, kue ini menjadi oleh-oleh favorit bagi wisatawan yang datang ke Medan.
Dengan popularitasnya yang terus meningkat, tidak salah jika Bika Ambon disebut sebagai “Kue Khas Sumatra Utara yang Terkenal hingga ke Mancanegara”.
Mari kita dukung dan lestarikan kekayaan kuliner nusantara dengan terus mencintai dan mempromosikan makanan tradisional seperti Bika Ambon!
Yuk, nikmati kelezatan dan sejarahnya setiap kali mencicipi satu potong Bika Ambon!***



