Lifestyle

Benarkah Minum Jamu Bikin Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

×

Benarkah Minum Jamu Bikin Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
jamu fotor 2025011211423
Ilustrasi jamu. (Foto: Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Jamu, sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Minuman jamu dari rempah-rempah asli Indonesia ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Tapi benarkah minum jamu membuat ginjal jadi rusak?

Minum jamu dipercaya minim efek sampung dibanding obat dokter. Tapi ingat, banyak jamu yang telah diproduksi pabrik secara massal. Ini juga harus diperhatikan apakah sudah lolos Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau tidak.

Kendati sudah lolos BPOM, namun tidak serta merta aman dikonsumsi. Jadi mesti hati-hati, karena dalam jamu pabrikan ditambahkan senyawa atau bahan kimia, yang justru akan membahayakan kesehatan ginjal.

Baca Juga  Cegah Gagal Ginjal, Pemprov DKI Siapkan Sanksi Tegas untuk Penjual Jajanan Berbahaya 

Ingat, jamu yang dikonsumsi dalam waktu jangka panjang akan berdampak pada kesehatan. Sebab, endapan-endapan zat jamu dapat meningkatkan kerja ginjal, sehingga lama-kelamaan dapat terjadi gagal ginjal.

Jadi, orang sakit terutama penyakit ginjal atau tengah menjalani pengobatan tidak disarankan untuk mengonsumsi jamu.

Tapi, jamu yang telah lolos BPOM tentunya tidak berbahaya jika dikonsumsi sesuai aturan. Oleh sebab itu, lebih jelilah saat membeli jamu untuk diminum.

Berikut beberapa tips untuk mengetahui apakah jamu yang kamu pilih sudah memenuhi syarat, seperti dilansir dari KlikDokter:

Baca Juga  Acara Trans TV Kamis, 10 April 2025: ada Dunia Punya Cerita dan Bioskop TransTV Day of the Dead: Bloodline
  • Pilihlah jamu yang sudah mendapatkan nomor registrasi dan logo “Jamu” dari BPOM
  • Periksa kemasan, mulai dari tulisan, komposisi, pabrik pembuat, dan informasi penting lainnya terkait kondisi kesehatan. Jika ada yang mencurigakan dari jamu tersebut, lebih baik jangan dikonsumsi
  • Belilah jamu langsung dari toko khusus herbal tepercaya. Penyimpanan jamu yang tidak sesuai dapat merusak kandungan dan manfaat jamu
  • Bila sedang dalam pengobatan atau sakit, konsumsi obat medis tetap harus diutamakan. Konsultasikan jamu kepada dokter kalau hendak mengonsumsinya
  • Imbangi konsumsi jamu dengan minum air putih yang banyak, untuk membantu kerja ginjal dalam membersihkan endapan senyawa jamu yang menumpuk di dalamnya
Baca Juga  Link Twibbon HUT RI ke-80, Bikin Foto Keren di Hari Kemerdekaan

Catat, pada dasarnya tidak ada larangan mengonsumsi jamu dalam dunia medis, asalkan jamu yang dikonsumsi telah lulus uji BPOM. Jika kamu ingin minum jamu setiap hari, peratikan aturan pakainya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *