FeatureLifestyle

Banten Girang dan Pemeluk Pertama Agama Islam

×

Banten Girang dan Pemeluk Pertama Agama Islam

Sebarkan artikel ini
makom karomah di banten girang
Situs Banten Girang, salah satu tempat bersejarah yang lazim dijadikan lokasi ziarah umat Islam. (ist)

Sebelum berwujud sebagai suatu kesultanan, wilayah Banten termasuk bagian dari Kerajaan Sunda Pajajaran dengan masa kekuasaan Prabu Pucuk Umun Banten. Agama yang dianut Prabu Pucuk Umun dan rakyatnya ketika itu adalah Hindu dan Budha.

Ki Mas Jong dan Agus Ju adalah dua orang yang pertama memeluk agama Islam di Banten, yang pada masa itu masih memeluk agama terdahulu yaitu Sunda Wiwitan (sekarangpun masih ada yang memeluk agama ini yaitu di daerah selatan Banten, disebut juga bangsa Rawayan).

image 2024 08 21T125141.860
Situs di Banten Girang (Ist)

Keduanyanya masuk agama Islam atas tuntunan Sultan Maulana Hasanuddin ketika beliau mendapat perintah dari Ayahandanya, Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati untuk menyebarkan agama Islam ke daerah bagian Barat Pulau Jawa.

Makam Ki Mas Jong dan Ki Agus Ju di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, selalu ramai diziarahi warga dari berbagai daerah.

Beliau berdua dikenal sebagai pejabat tinggi dan sangat dekat dengan raja di Kerajaan Hindu Banten Girang. Keduanya masuk Islam dan menjadi pembela utama Panembahan  Maulana Hasanudin yang tengah mengembangkan agama Islam di Banten.

Lokasi kedua makam ini bisa dicapai melalui Jalan Raya Serang- Pandeglang. Jika ditempuh dari arah  Alun-alun Kota Serang, harus berputar ke sebelah kanan dan berbalik arah ke Kota Serang. Sekitar 400 meter, berbelok ke kiri.

Jika dari arah Pandeglang, kendaraan bisa langsung belok kiri dan menyusuri Jalan Jagarayu hingga ke jembatan yang melintasi Sungai Cibanten. Persis setelah jembatan, lokasi makam berada di sebelah kiri.

Tanah di sekitarnya di makam Ki Mas Jong dan Ki Agus Ju luasnya sekitar 7.000 m2 yang dilengkapi dengan fasilitas mushala, MCK dan sebagainya. Makam ini juga dilengkapi fasilitas tempat parkir yang telah dipavling blok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *