Lifestyle

Bahaya Tersembunyi Vape, Dari Gangguan Otak hingga Risiko Kanker

×

Bahaya Tersembunyi Vape, Dari Gangguan Otak hingga Risiko Kanker

Sebarkan artikel ini
bahaya vave
Ilustrasi. (Dok. KIS)

“Vape dengan kandungan nikotin tinggi, setara dengan 20 sampai 40 batang rokok dalam satu pod, memiliki potensi kecanduan yang lebih besar daripada rokok biasa,” jelasnya.

Atas dasar temuan tersebut, Singapura memperlakukan kepemilikan vape layaknya narkotika untuk mencegah penyalahgunaan, terutama di kalangan remaja.

Dorongan Regulasi Ketat

Melihat ancaman yang kian nyata, dr Yusuf mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah tegas dalam mengatur peredaran vape. Ia menilai seruan publik, riset ilmiah, hingga usulan legislasi perlu segera ditindaklanjuti agar dampak buruk bagi generasi muda dapat dicegah.

Baca Juga  Studi Ungkap Efek 'Penyelamat Nyawa' Minyak Ikan Omega-3 pada Pasien Cuci Darah

“Badan Narkotika Nasional sedang mengkaji status vape sebagai barang terlarang, dan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat juga mulai mengusulkan perubahan regulasi,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya peran lingkungan kampus dalam menciptakan zona bebas vape, sekaligus mendorong riset dan diskusi kebijakan untuk mengantisipasi dampak jangka panjang.

“Generasi muda adalah kelompok paling rentan, maka perlindungan melalui regulasi, edukasi, dan lingkungan yang sehat harus segera diperkuat,” pungkas dr Yusuf. (Nicko)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *