Lima Dampak Utama Vape
Menurut dr Yusuf, bahaya kesehatan akibat vape dapat dikelompokkan ke dalam lima kategori utama:
1. Gangguan pernapasan, seperti bronkitis kronis, bronkiolitis obliterans, dan asma.
2. Penyakit kardiovaskular, termasuk hipertensi, aritmia, dan penyakit jantung koroner.
3. Kanker, dengan risiko meningkat pada paru-paru dan saluran cerna bagian atas.
4. Gangguan pembuluh darah tepi, seperti penyakit arteri perifer dan ulkus iskemik.
5. Kesehatan mulut, meliputi kerusakan enamel, radang gusi, dan penyakit periodontal.
Ia menambahkan, efek buruk dari vape bisa muncul dalam jangka waktu yang berbeda. Dalam hitungan menit, pengguna dapat mengalami peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Dalam beberapa hari hingga minggu, gejala seperti batuk kering dan sesak napas mulai terasa. Sedangkan dalam jangka panjang, lebih dari lima tahun, risiko kanker dan penyakit jantung meningkat signifikan.
Bukti di Singapura
dr Yusuf juga menyoroti temuan pemerintah Singapura terkait kandungan zat berbahaya dalam cairan vape. Dari 100 sampel yang diuji, sepertiganya mengandung etomidate, zat bius yang dapat mengganggu kesadaran dan fungsi pernapasan.




