KITAINDONESIASATU.COM – Ziarah kubur ke makam pahlawan bukan sekadar tradisi, namun juga wujud nyata penghormatan pada para pejuang kemerdekaan yang rela mengorbankan nyawa demi merah putih. Sebagai Muslim, momen ini juga menjadi ladang pahala karena doa yang kita panjatkan bisa menjadi cahaya di alam kubur mereka.
Dalam Islam, ziarah kubur diperbolehkan dan bahkan dianjurkan. Kata ziarah sendiri berasal dari bahasa Arab zaara –yazuuruu– ziyarotan yang bermakna mendatangi atau berkunjung. Secara istilah, ziarah kubur adalah kunjungan ke makam untuk mendoakan dan memohonkan ampun bagi orang yang telah wafat.
Mengutip buku Dialog Lintas Mazhab karya Asmaji Muchtar, doa ini sangat dianjurkan dibaca:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ
وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ
Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.
Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.
Artiny : “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”
“Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR Muslim)
Tata Cara Ziarah Kubur ke Makam Pahlawan
- Berwudhu agar doa lebih mustajab
- Menghadap kiblat
- Mengucap salam kepada penghuni kubur
- Membaca istighfar
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
- Mengucapkan tahlil: Laa ilaaha illallah. (*)


