KITAINDONESIASATU.COM – Rasulullah menganjurkan usai bersin untuk berdoa. Bersin adalah reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan kotoran atau benda asing dari hidung.
Bersin disebabkan dari berbagai hal, seperti alergi, flu, atau paparan zat iritan. Ketika mau bersin hendaknya jangan ditahan karena akan merusak organ tubuh, yakni pecahnya gendang telinga dan gangguan pendengaran secara permanen.
Dalam Islam, usai bersin dianjurkan untuk bertahmid atau membaca hamdalah, lafalnya sebagai berikut:
الْحَمْدُ للهِ
Artinya: “Segala puji bagi Allah”.
Mengucapkan tahmid usai bersin dianjurkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam. Anjuran ini diriwiyatkan oleh Imam Bukhari dari sahabat Abu Hurairah ra.
Rasulullah SAW bersabda: “Allah menyukai bersin dan tidak menyukai kuap. Bila kalian bersin, hendaklah memuji Allah. Adapun setiap muslim yang mendengarnya harus mendoakan, ‘yarḥamukallāh.’ Adapun kuap berasal dari setan. Bila kalian menguap, hendaklah kalian menahan semampunya karena jika kalian menguap maka setan tertawa.” (HR Bukhari).
وروينا في صحيح مسلم عن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول إذا عطس أحدكم فحمد الله تعالى فشمتوه، فإن لم يحمد الله فلا تشمتوه
Artinya: “Diriwayatkan kepada kami di Sahih Muslim dari sahabat Abu Musa Al-Asya’ri ra, ia berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, ‘Bila salah seorang dari kalian bersin, lalu memuji Allah, maka jawablah. Tetapi jika ia tidak memuji-Nya, janganlah kalian jawab. (Imam An-Nawawi, Al-Azkar).
Demikianlah doa usai bersin yang dianjurkan untuk diamalkan, karena bernilai pahala. Wallahu A’lam Bisshawab. (*)




