KITAINDONESIASATU.COM – Biasanya seminggu menjelang bulan Suci Ramadan banyak masyarakat di Indonesia yang berbondong-bondong untuk berziarah kubur. Tentu saja perlu diperhatikan adab berziarah kubur yang dicontohkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam, yakni membaca doa saat memasuki pekarangan kuburan.
Ada beberapa doa yang dapat diamalkan sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam. Adapun anjuran membaca doa Ketika memasuki pekarangan kuburan didasarkan beberapa hadits.
Seperti hadits yang diriwayatkan HR Imam Muslim dari Buraidah RA, sebagai berikut:
“Nabi SAW mengajarkan kepada mereka yang berziarah ke kubur supaya mengucapkan, ‘Semoga keselamatan senantiasa tercurah pada kalian, hai para penghuni perkampungan kaum Mukminin dan Muslimin. Sesungguhnya kami insya Allah menyusul kalian. Aku memohon afiyah kepada Allah untuk kami dan untuk kalian,’.” (HR Muslim)
Namun sebelum berdoa memasuki pekarangan kuburan, dianjurkan untuk mengucapkan salam ketika sebagaimana yang dianjurkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam, bunyi salam sebagai berikut:
السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ
Teks Latin: Assalâmu’alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû’adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.
Artinya: “Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum Mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insya Allah akan menyusul kalian’’.
Berikut doa masuk area kuburan yang sesuai dengan sunnah Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:
1. Hadis Riwayat Imam Tirmidzi
Ibnu Abbas RA berkata dalam sebuah hadis riwayat Imam Tirmidzi yang berbunyi:
مَرَّ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقُبُورِ الْمَدِينَةِ فَأَقْبَلَ عَلَيْهِمْ بِوَجْهِهِ ، فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ القُبُورِ ، يَغْفِرُ اللَّهُ لَنَا وَلَكُمْ ، أَنْتُمْ سَلَفُنَا ، وَنَحْنُ بِالأَثَرِ.
Artinya: “Nabi SAW pernah melewati kuburan di Madinah, kemudian beliau memalingkan wajahnya (ke arah kuburan) dan berdoa: Assalamu’alaikum yaa ahlal qubuuri, yaghfirullaahu lanaa wa lakum, antum salafuna wa nahnu bil atsar (salam kesejahteraan dilimpahkan atas kamu wahai penghuni kubur. Semoga Allah mengampuni kami dan kamu sekalian. Kamu mendahului kami dan kami akan menyusul kamu di belakang).
2. Hadis Riwayat Ibnu Sunni
Dalam hadis riwayat Ibnu Sunni dari Ibnu Mas’ud RA, Nabi Muhammad SAW ketika memasuki area pemakaman mengucapkan:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَيَّتُهَا الأَرْوَاحُ الْقَانِيَةُ. وَالأَبْدَانُ الْبَالِيَةُ وَالْعِظَامُ النَّخِرَةُ الَّتِى خَرَجَتْ مِنَ الدُّنْيَا وَهِيَ بِاللَّهِ مُؤْمِنَةٌ. أَللهُمَّ أَدْخِلْ عَلَيْهِمْ رَوْحًا مِنْكَ وَسَلَامًا مِنا
Artinya: “Kesejahteraan semoga dilimpahkan atas kamu, hai semua roh yang rusak tubuhnya dan badan-badan yang busuk serta tulang-tulang yang hancur, yang telah keluar dari dunia, padahal ia beriman kepada Allah. Ya Allah, masukkanlah kepada mereka itu kelapangan dari Engkau dan kesejahteraan dari kami.”
Sementara hadis riwayat Ibnu Sunni yang lain menyatakan AbuHurairah RA berkata, Rasulullah jika berjalan melalui pemakaman, beliau mengucapkan:
السَّلامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ كَانَ رَسُولُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّالِحَاتِ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحِقُوْنَ
Artinya: “Semoga kesejahteraan dilimpahkan atas kamu, hai para ahli kubur yang beriman laki-laki dan wanita, yang Islam laki-laki dan wanita, dan yang saleh laki-laki dan wanita. Sesungguhnya kami jika dikehendaki oleh Allah akan menyusul kamu.
3. Hadis Riwayat Buraidah bin Al-Hashib RA
Dalam hadis ini Buraidah bin Al-Hashib RA berkata: apabila Rasulullah mendatangi pemakaman, beliau membaca:
السَّلَامُ عليْكم علَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وإنَّا إنْ شَاءَ اللَّهُ بكُمْ لَلَاحِقُونَ، أسألُ اللَّهَ لنا ولَكم العافيةَ
Artinya: “Salam atas kamu wahai penghuni pemukiman yang terdiri dari kaum mukminin dan kaum muslimin, dan sungguh kami Insya Alla benar-benar akan menyusul kamu. Aku mohon kepada Allah untuk kami dan kamu afiat.” (HR An-Nasa’i). Demikianlah doa Ketika memasuki pekarangan kuburan yang dicontohkan Rasulullah. (*)


