Lifestyle

Bacaan Anti Penyakit Ain yang Dibaca Nabi Muhammad SAW

×

Bacaan Anti Penyakit Ain yang Dibaca Nabi Muhammad SAW

Sebarkan artikel ini
ain
Ilustrasi pandangan hasad. (Foto: Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Kita mungkin seringkali mendengar kata ”ain”, ya ain adalah merupakan penyakit yang berasal dari pandangan mata orang yang hasad. Lalu bagaimana menghindari penyakit ain? Ya dengan membaca doa ini.

Rasulullah Sholallhu Ailahi Wassalam bersabda:

“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa.” (HR Muslim)

Penyakit ain muncul biasanya lantaran kita kerap pamer atau riya kepada orang lain. Misalkan, menggunakan media sosial menunjukkan keberhasilan dan kesuksesan kita kepada orang lain.

Baca Juga  Akibat Ganti Skincare Tanpa Jeda Bisa Berakibatkan Fatal Loh

Contohnya: telah membeli mobil baru, telah membeli rumah baru, dan bisnis barang ini meraih omzet yang fantastis, bahkan memperlihatkan wajah cantik atau gantengnya.

Nah, pamer ini tidak semua orang yang melihat akan senang, maka tanpa disadari dalam diri manusia akan muncul sifat dengki dan hasad, maka seeorang tersebut kemungkinan besar akan terkena ain.

Berikut bacaan menghindari ain yang dibaca oleh Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam untuk cucunya yang bernama Hasan dan Husein:

Teks Arab: أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Baca Juga  Menjaga Identitas Minang Lewat Gedung Nasional di Jantung Kota Batusangkar

Tes latin: U’iidzuka bikalimatillahit taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammatin

Artinya: “Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kamu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan dan binatang yang berbahaya serta dari ain yang mencela.” (HR Bukhari)

Kata ‘u’iidzuka’ pada doa tersebut diperuntukkan bagi laki-laki, sementara itu jika doa dibaca untuk wanita maka menggunakan kata ‘u’iidzuki’.

Demikianlah bacaan untuk menghindari penyakit ain, semoga kita terhindar dari penyakit hasad dan dengki. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *