KITAINDONESIASATU.COM – Sholat adalah sebuah kewajiban bagi umat muslim. Sholat tidak hanya sekadar bisa dan hapal bacaan sholat saja, melainkan perlu memahami fikih sholat, sehingga sholat yang kita lakukan setiap lima waktu diterima Allah SWT.
Sholat kita diterima Allah SWT karena mengetahui aturan soal sholat. Artinya, kita tidak melakukan hal-hal yang membatalkan sholat. Maka, perlu mengetahui tentang apa saja perkara yang membatalkan sholat.
Dalam Kitab Safinatun Naja karya Syaikh Salim bin Abdullah bin Sa’ad bin Sumair Al Hadhrami menjelaskan, hal-hal apa saja yang membatalkan sholat.
- Datangnya hadats kecil (buang angin dan lainnya), maupun hadast besar (mengeluarkan air mani)
- Najis menempel di tubuh. Misalkan, ketika sholat tiba-tiba ada bangkai cicak menempel di baju kita, maka harus segera disingkirkan.
- Ketika sholat aurat kita terbuka, misalkan karena angin atau ulah anak kecil di samping kita, maka segera menutupnya kembali.
- Mengucapkan satu kata secara sengaja sedang sholat, misalkan mengucapkan kata ”ro” atau yang berarti ”lihatlah”, maka meskipuan satu huruf maka batal sholatnya.
- Makan maupun minum dengan sengaja. Apabila yang dimakan banyak, sholatnya tetap batal meski tidak sengaja atau lupa.
- Bergerak sedikitnya tiga gerakan meskipun secara tidak sadar lupa. Misalkan, saat salam badan ikut bergerak, padahal harusnya hanya kepala sampai leher saja yang bergerak.
- Menambah rukun sholat secara sengaja.
- Mengucap dalam hati membatalkan sholat, misalkan ada tamu datang akan batalkan sholat. Maka sholat tersebut batal. (*)




