4. Kurang Serat
Serat adalah makanan utama bagi bakteri baik di usus. Sayangnya, sebagian besar orang belum memenuhi asupan serat harian. Tanpa cukup serat, usus menjadi rentan terhadap iritasi dan peradangan.
5. Mengabaikan Masalah Pencernaan
Gas, kembung, sembelit, atau diare bukanlah hal sepele. Jika dibiarkan, bisa mengarah pada kondisi serius seperti usus bocor, ketidakseimbangan mikroba, bahkan gangguan penyerapan nutrisi.
6, Jarang Mengonsumsi Makanan Fermentasi
Makanan seperti yogurt, kimchi, atau tempe mengandung probiotik yang baik untuk usus. Makanan fermentasi membantu memperkuat lapisan pelindung usus dan mengurangi peradangan.
7. Terlalu Sering Minum Obat
Antibiotik dan obat bebas seperti antasida atau pereda nyeri bisa mengganggu keseimbangan mikrobioma jika dikonsumsi berlebihan. Obat tersebut membunuh bakteri baik dan menyebabkan usus menjadi lebih sensitif.
8. Kurang Bergerak



