5. Kunyit
Mengandung kurkumin yang mampu menembus blood-brain barrier, mengurangi peradangan, meningkatkan suasana hati, bahkan berpotensi melindungi otak dari penurunan fungsi.
6. Biji Labu
Sumber alami seng, magnesium, dan zat besi yang penting untuk fungsi memori, pembelajaran, serta konsentrasi.
7. Sayuran Hijau
Brokoli, bayam, hingga kale kaya akan vitamin K, asam folat, dan antioksidan yang membantu memperlambat penurunan kognitif akibat penuaan.
8. Teh Hijau
Kandungan L-theanine dan kafeinnya mampu meningkatkan fokus, kewaspadaan, sekaligus memberi efek menenangkan pikiran.
Menambahkan makanan-makanan ini ke dalam menu harian setelah usia 30 tahun bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga untuk otak. Ingat, kesehatan kognitif yang terjaga akan sangat membantu produktivitas, kreativitas, dan kualitas hidup di masa depan.***


