KITAINDONESIASATU.COM – Mudah diucapkan, dan berat dilakukan. Ya, ungkapan ini benar adanya karena tidak mudah untuk melaksanakan sholat Tahajud pada sepertiga malam setiap harinya. Hanya orang-orang yang punya niat kuat dan terpilih.
Tentu karena usaha kerasnya tesebut memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, salah satunya adalah doa-doanya dikabulkan.
Rasulullah saw bersabda: عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ وَمَنْهَاةٌ عَنْ الْإِثْمِ وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الْجَسَدِ
إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً، لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْألُ اللهَ تَعَالَى خَيْراً مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، إِلاَّ أعْطَاهُ إيَّاهُ ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
Artinya, “Sesungguhnya pada malam hari itu ada satu waktu yang tidaklah seorang muslim tepat pada waktu itu meminta kepada Allah kebaikan perkara dunia dan akhirat, melainkan Allah pasti memberikannya kepadanya. Dan waktu itu ada pada setiap malam.” (HR. Muslim)
Sayyid Bakri Al-Makki dalam kitabnya Kifayatul Atqiya menyebut lima hal yang menjadi sebab seseorang malas melakukan sholat Tahajud, yaitu:
- Perhatian yang berlebihan kepada dunia sehingga lupa akhirat. Seorang hamba yang hidupnya tercurahkan sepenuhnya kepada dunia, maka ia akan malas beribadah, terutama sholat tahajud. Dunia telah menuntun dan mengikatnya sehingga ia melupakan akhirat.
- Sibuk membicarakan dunia dan menggunakannya untuk bersenang-senang. Kesibukan membicarakan kesenangan dan kenikmatan dunia dengan cara kongkow atau begadang yang tak kenal batas ini dapat menyebabkan seseorang malas sholat Tahajud
- Banyak bekerja hingga melampaui batas mengakibatkan badan terasa lelah, capek dan lesu, adalah sebab seseorang malas untuk bermunajat kepada Allah.
- Banyak makan menyebabkan seseorang banyak minum, banyak minum mengakibatkan rasa kantuk, dan akhirnya sulit bangun malam. Tidak istirahat di siang hari (qailullah).
Selain lima sebab itu, juga ada sebab keenam, yaitu melakukan dosa di siang harinya. Seseorang yang siang harinya melakukan dosa dan kemaksiatan, dapat dipastikan akan malas sholat Tahajud.
Imam Al-Ghazali sebagaimana dikutip Syekh Nawawi dalam Kitab Salalimul Fudhala’ berkata:
أَنْ لاَ يَكْتَسِبَ اْلأَثَامَ بِالنَّهَارِ فَإِنَّ ذٰلِكَ مِمَّا يُقْسِى الْقَلْبَ وَ يَحُوْلُ بَيْنَهُ وَ بَيْنَ أَسْبَابِ الرَّحْمَةِ
Artinya,”Tidak melakukan perbuatan-perbuatan dosa di siang hari, karena hal itu termasuk hal yang dapat mengeraskan hati, dan menjadi penghalang antara dirinya dan sebab penghalang turunnya Rahmat
Itulah enam penyebab berat untuk melaksanakan sholat Tahajud. Semoga kita selalu diberikan anugerah untuk bangun malam, bermunajat kepadanya, asyik berkontemplasi dan bersimpuh di keharibaan Sang Pencipta ’azza wa jalla. Amin. Wallahu a’lam. (*)


