KITAINDONESIASATU.COM – Saat ini sudah memasuki bulan Syaban, salah satu bulan yang istimewa di antara bulan Rajab dan Ramadan. Bulan Syaban juga disebut sebagai bulannya Nabi Muhammad SAW.
Ada tiga peristiwa penting dalam bulan ini. Sebagimana dijelaskan dalam Kitab Ma Dza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad bin Alawai Al-Maliki, berikut penjelasannya:
- Peralihan Kiblat dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram
Peristiwa peralihan kiblat ini termuat ada dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 144, yang artinya:
“Sungguh Kami melihat wajahmu kerap menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkanmu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.”
- Diserahkannya Seluruh Amal kepada Allah SWT
Masih mengutip Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, bahwa Rasulullah SAW menyebut bahwa banyak berpuasa di bulan Syaban karena suka jika amalnya diserahkan kepada Allah SWT ketika ia dalam keadaan berpuasa.
Catatan amal yang diserahkan langsung seketika itu juga adalah catatan amal sholat lima waktu.
- Anjuran Membaca Salawat
Turunnya ayat tentang anjuran salawat untuk Rasulullah saw, yaitu Surat Al-Ahzab ayat 56 sebagai berikut.
Artinya, “Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi.
Maka, di bulan Syaban ini jangan disia-siakan untuk melakukan mala saleh, perbanyak membaca salawat Nabi. Kaena belum tentu di tahun depan akan bertemu di bulan Syaban dan bulan Ramadan. ”Sholallahu Ala Muhammad”. (*)




