Lifestyle

3 Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun, Dimulai 1 Februari 2025

×

3 Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun, Dimulai 1 Februari 2025

Sebarkan artikel ini
3 Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun, Dimulai 1 Februari 2025
3 Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun, Dimulai 1 Februari 2025

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah akan mulai mengadakan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) gratis mulai Sabtu, 1 Februari 2025. Begini 3 cara daftarnya. 

Program ini berlaku untuk semua kelompok usia, dari balita hingga lansia, dan dapat dimanfaatkan masyarakat pada hari ulang tahun mereka masing-masing.

MCU gratis ini mencakup berbagai jenis pemeriksaan sesuai dengan kelompok usia. Balita akan diperiksa untuk kondisi seperti hipotiroid kongenital, pertumbuhan, hingga kesehatan gigi dan mulut. 

Remaja hingga lansia dapat menjalani pemeriksaan indera pendengaran, tekanan darah, diabetes, serta deteksi dini penyakit serius seperti kanker payudara dan leher rahim.

BACA JUGA : Ingat! Mulai Februari 2025 Ada Cek Kesehatan Gratis, Simak Caranya

3 Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun

Terdapat tiga cara untuk mengikuti program ini: mengunduh aplikasi SatuSehat Mobile, mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), atau langsung datang ke puskesmas dengan membawa identitas diri. 

Baca Juga  Wajah Tidak Simetris? Ini 7 Cara Alami dan Medis Agar Wajah Lebih Simetris

Masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pendaftaran juga bisa mendapatkan bantuan melalui kontak WhatsApp yang disediakan.

1. Mengunduh Aplikasi SatuSehat Mobile

Masyarakat dapat mengakses layanan MCU gratis dengan mengunduh aplikasi SatuSehat Mobile di ponsel. Setelah mengunduh, mereka perlu membuat akun dengan mengisi data yang diperlukan. Setelah pendaftaran berhasil, pengguna akan mendapatkan tiket berisi jadwal pemeriksaan kesehatan. Pendaftaran ini juga bisa dilakukan oleh anggota keluarga, sementara bayi baru lahir akan didaftarkan oleh tenaga kesehatan melalui aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK). Jika mengalami kendala saat mendaftar, masyarakat dapat menghubungi layanan bantuan melalui WhatsApp di nomor 0812-7887-8812.

2. Mendaftar sebagai Peserta JKN

Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan MCU gratis juga bisa mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui aplikasi JKN Mobile. Setelah terdaftar, peserta akan menerima pemberitahuan melalui WhatsApp mengenai jadwal pemeriksaan pada H-30, H-7, H-1, serta saat ulang tahun mereka. Pada H-7, peserta akan menerima kuesioner skrining yang harus diisi secara mandiri. Khusus bagi penderita hipertensi atau diabetes melitus berusia di atas 40 tahun, disarankan untuk berpuasa selama 8-10 jam sebelum pemeriksaan, dengan hanya diperbolehkan minum air putih.

Baca Juga  Oda Akhirnya Bocorkan Pengguna Asli Jiki Jiki no Mi Sebelum Eustass Kid di One Piece Chapter 1163!

3. Mengunjungi Puskesmas

Masyarakat juga dapat mengikuti MCU gratis dengan langsung mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Saat datang, mereka perlu membawa dokumen identitas seperti KTP, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga (KK), serta buku KIA untuk balita dan anak usia pra-sekolah. Bagi yang tidak memiliki ponsel atau mengalami kesulitan dalam mengakses aplikasi, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di puskesmas.

Apa Saja yang akan Diperiksa? 

Balita usia 0-4 tahun

Hipotiroid kongenital

Penyakit jantung bawaan kritis

Hiperplasia adrenal kongenital

Defisiensi G6PD

Pertumbuhan

Perkembangan

Indera pendengaran

Indera penglihatan

Gigi dan mulut

Baca Juga  Dapatkan Skin dan Item Gratis dengan Kode Redeem FF 16 Januari 2025

Talasemia

Hepar.

Remaja usia 7-17 tahun

Indera pendengaran

Indera penglihatan

Gigi dan mulut

Talasemia

Anemia

Obesitas

Diabetes melitus

Hipertensi

Paru-paru

Kesehatan jiwa

Kebugaran

Hepar.

Dewasa usia 18-39 tahun

Indera pendengaran

Indera penglihatan

Gigi dan mulut

Obesitas

Diabetes melitus

Hipertensi

Faktor risiko jantung stroke

Penyakit ginjal kronik

Paru-paru

Kesehatan jiwa

Kebugaran

Kanker payudara

Kanker leher rahim

Hepar

Osteoporosis.

Dewasa 40-59 tahun

Indera pendengaran

Indera penglihatan

Gigi dan mulut

Obesitas

Diabetes melitus

Hipertensi

Kolesterol

Faktor risiko stroke

Faktor risiko jantung

Penyakit ginjal kronis

Paru-paru

Kesehatan jiwa

Kebugaran

Kanker payudara

Kanker leher rahim

Kanker usus

Hepar

Osteoporosis.

Lansia usia lebih dari 60 tahun

Indera pendengaran

Indera penglihatan

Gigi dan mulut

Obesitas

Diabetes melitus

Hipertensi

Kolesterol

Faktor risiko stroke

Faktor risiko jantung

Penyakit ginjal kronis

Paru-paru

Kesehatan jiwa

Kebugaran

Kanker payudara

Kanker leher rahim

Kanker usus

Geriatri

Hepar

Osteoporosis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *