Keuangan

Transaksi QRIS di Jatim Capai 22,6 Triliun dari 7,1 Juta Pengguna

×

Transaksi QRIS di Jatim Capai 22,6 Triliun dari 7,1 Juta Pengguna

Sebarkan artikel ini
Ilustrari penggunaan QRIS
Ilustrari penggunaan QRIS

KITAINDONESIASATU.COM – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jatim (BI Jatim) terus mengkampanyekan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS untuk pembayaran transaksi yang paling efektif dan efisien.

Salah satunya dengan melakukan launching penggunaan QRIS di Surabaya untuk sarana pembayaran transportasi, e-parkir hingga pariwisata yang digelar usai upacara HUT RI ke-79 kemarin.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Timur, Bandoe Widiarto mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi secara nasional pekan QRIS Nasional, untuk mencapai target yang ditetapkan hingga akhir tahun 2024 ini.

Baca Juga  Kurs Rupiah Dibuka Melemah Tipis 1 Poin Jadi Rp16.314 Per Dolar AS Hari Ini Jumat 20 Desember 2024

Seperti dikatakan Bandoe dengan adanya pekan QRIS Nasional 2024 diharapkan terbentuknya ekosistem pembayaran digital yang semakin kuat dan meningkatkan literasi digital di masyarakat.

Sementara pekan QRIS Nasional sendiri berlangsung sejak 12 Agustus 2024 hingga Minggu 18 Agustus 2024, dengan serangkaian kegiatan meliputi Edukasi QRIS, Onboarding Merchant & Pengguna QRIS, Showcase Merchant QRIS, Hiburan dan Perlombaan.

Sosialisasi pekan QRIS diharapkan mendukung pencapaian program implementasi 55 juta pengguna QRIS di Indonesia dan 2,5 miliar volume transaksi QRIS secara nasional dalam transaksi menggunakan kanal pembayaran digital QR Code Indonesia Standard.

Baca Juga  Catat! Biaya Layanan QRIS Transaksi Rp500 Ribu Digratiskan Bank Indonesia

QRIS sendiri diharapkan menjadi opsi pembayaran non-tunai yang efisien, inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat yang jumlahnya sekarang sudah mencapai 50 juta, dengan target nasional sebanyak 55 juta.

Sementara BI Jatim menurut Bandoe harus mampu mengkoordinir capaian QRIS BI se-Jawa, karena kalau di Jawa tidak berhasil maka target nasional tidak akan tercapai.

Untuk Jawa Timur sendiri kontribusinya terhadap keberhasilan target nasional hingga mencapai 50 persen lebih.

Diketahui jumlah merchant QRIS di Jawa Timur hingga bulan Juni 2024 kemarin telah mencapai sebanyak 3,73 juta merchant yang didominasi oleh usaha mikro yang jumlahnya mencapai 63 persen, dengan akumulasi transaksi Rp22,6 triliun dengan pengguna 7,1 juta. (dodo hawe)

Baca Juga  Menko Perekonomian Tegaskan Transaksi Elektronik Tidak Dikenakan PPN 12 Persen, Ini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *