Keuangan

Pemerintah Agar Dorong Pendapatan Masyarakat Untuk Mengatasi Tren Deflasi Selama 5 Bulan Terakhir Ini

×

Pemerintah Agar Dorong Pendapatan Masyarakat Untuk Mengatasi Tren Deflasi Selama 5 Bulan Terakhir Ini

Sebarkan artikel ini
toko ritel
Ilustrasi toko ritel modern. (Pixabay-Tariq786)

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah agar mendorong pendapatan masyarakat terutama untuk mengatasi tren deflasi yang berlangsung selama lima bulan terakhir ini secara berturut-turut.

Menurut Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, pemerintah perlu meningkatkan produktivitas belanja agar dapat mendorong efek berganda (multiplier effect) fiskal pada perekonomian dan pendapatan masyarakat.

Seperti diketahui, BPS mengumumkan perekonomian Indonesia mencatatkan deflasi 0,12 persen (month-to-month/mtm) pada September 2024, melanjutkan tren deflasi sejak Mei 2024.

BPS menyatakan bahwa tren deflasi itu dipengaruhi oleh penyesuaian pada komponen harga bergejolak (volatile food), baik pada sisi suplai maupun harga pangan.

Survei BPS mengacu pada Indeks Harga Konsumen (IHK), di mana faktor yang memengaruhi adalah biaya produksi hingga kondisi suplai. Artinya, angka deflasi yang dilaporkan oleh BPS tidak mengkaji tren deflasi dan kaitannya dengan penurunan daya beli masyarakat.

Senada dengan itu, ia menyebutkan bahwa deflasi selama lima bulan berturut-turut belum bisa menjadi kesimpulan terjadinya penurunan daya beli masyarakat.

Namun, jika mempertimbangkan data-data lainnya, terlihat adanya indikasi tren penurunan daya beli masyarakat terutama kelompok kelas menengah.

Misalnya, meningkatnya jumlah tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak 2022 hingga Agustus 2024 serta tren penurunan rasio disposible income terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dalam 10 tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *